Mitos-Mitos Kehamilan yang Salah Kaprah Tapi Masih Dipercaya Sampai Sekarang Ini

Via cafemomstatic.com

Serumpi.com – Setelah pernikahan, hamil merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh hampir semua pasangan. Namun tentu saja, hanya Tuhan saja yang bisa memutuskan akankah diberi kepercayaan untuk mengasuh buah hati sendiri ataupun tidak.

Berbicara mengenai kehamilan, banyak sekali mitos yang beredar di masyarakat dan sampai saat ini masih dipercaya. Parahnya, mitos ini kerap dipercaya menjadi patokan. Padahal mitos yang beredar di masyarakat ini belum terbukti kebenarannya, atau bahkan memang salah kaprah.

Dilansir dari Reader’s Digest, berikut ini beberapa mitos yang salah kaprah dilengkapi dengan fakta yang sebenarnya.


Mitos: Ingin punya bayi berhubungan seks di masa subur

Baca juga: 8 Tanda Perempuan Sudah Tak Perawan Ini Terlanjur Dipercaya, Ternyata Hanya Mitos

Selama ini banyak orang berpikir, jika ingin cepat memiliki momongan, hubungan intim disarankan untuk dilakukan saat masa subur. Namun ternyata, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda disarankan untuk melakukan hubungan seksual sebelum masa ovulasi atau subur. Hal tersebut seperti yang dipaparkan oleh seorang professor klinik kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Yale School of Medicine yang bernama Mary Jane Minkin, MD.

Mitos: Berdiri dengan kepala di bawah meningkatkan kesempatan hamil

Ada beberapa pihak yang menyarankan wanita untuk berdiri di atas kepala atau mengangkat kaki setelah melakukan hubungan intim. Namun, sebagai informasi, sperma sangatlah lincah.

“Berdiri terbalik, atau posisi lain setelah hubungan seksual, tidak akan merubah apapun untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan. ” ungkap Linda Girgis, MD, seperti yang dilansir dari Tribunnews.com

Baca juga: Nggak Cuma Enak dan Banyak Digemari, Ternyata Makanan ini Juga Punya Nilai Gizi yang Tinggi

Mitos: Pil KB bikin badan gemuk

Ini yang selama ini kita percaya kebenarannya, namun ternyata hanyalah mitos semata. Penelitian menunjukkan jika tidak ada bedanya pengonsumsian pil KB terhadap berat badan wanita. Malahan, berdasarkan ketua departmen ginekologi di Aria Health yang bernama Richard K. Krauss, MD, pil KB terbukti menurunkan resiko terkena kanker ovarium dan endometrium hinga 50 persen.

Mitos: Ibu bisa hamil usia 40, anak dipastikan bisa hamil juga

Memang sebagain wanita bisa mengandung di usia 30 dan 40-an. meskipun begitu, mengandung di usia tersebut cukup beresiko. Wanita usia 25 tahun berada di puncak subur, dan mereka ini memiliki kesempatan 15-20 persen untuk bisa hamil setiap bulannya. Di usia 40 tahun, kemungkinan hamil menurun menjadi 5 pesen. Meskipun tidak ada tes, namun disarankan untuk tidak menunda kehamilan.

“Jika Anda berfokus pada karir Anda atau belum bertemu pasangan yang tepat, pertimbangkan metode untuk kesuburan seperti pembekuan sel telur” ungkap Anate Aelion Brauer, MD, dokter di Greenwich Hospital dan NYU Medical Center.

Loading...
Previous articlePernah Dikatai Dekil dan Mirip Hewan, Ternyata Mumuk Gomez Punya Pacar Setampan Pangeran. Ini 10 Potret Sang Kekasih
Next articleDikira Publik figure dan Diajak Selfie 7 “artis” Ini Bikin Banyak Orang Tertipu, Faktanya Bikin Ngakak

Terpopuler: