Punya Kebiasaan Langsung Makan Saat Buka Puasa, Amankah? Begini Penjelasannya!

via hellosehat.com

Serumpi.com – Buah menjadi salah satu menu buka puasa yang tak jarang terhidang di atas meja. Setelah seharian menahan haus, menyantap buah segar saat buka puasa memang dinilai sangat menyegarkan dan kerap dilakukan. Namun benarkah jika menyantap buah-buahan langsung sebelum makan karbohidrat saat buka puasa tidak dianjurkan menurut pakar kesehatan?

Melansir dari health.com, Buah memang selalu menjadi bagian dari menu buka puasa yang tak pernah ditinggalkan. Namun sayang, mengonsumsi buah disaat yang tidak tepat justru manfaatnya tidak akan di serap oleh tubuh? Terlebih, mengonsumsinya sebagai menu pertama saat berbuka puasa.

Menurut ahli gizi Leona Victoria Djajadi, saat kita berpuasa selama kurang lebih 13 jam, metabolisme tubuh berganti dari karbohidrat menjadi mengolah lemak sebagai sumber energi utama. Sehingga, buah tidak disarankan menjadi makanan pertama yang dimakan saat berbuka puasa.

Loading...

Sebaliknya, dalam beberapa keterangan, makanan yang hendaknya dikonsumsi saat berbuka puasa adalah makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak. Makanan ini bertujuan sebagai pengganti cadangan energi yang terbakar di dalam tubuh saat menjalankan puasa selama sehari penuh.

Baca Juga: Yuk Sambut Ramadhan dengan 5 Tips Sehat ini, Penderita Gangguan Lambung Wajib Baca!

Selain makanan yang mengandung lemak, beberapa pakar kesehatan juga menyarankan agar orang-orang mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat ketika berbuka puasa.
Selain lemak, ada baiknya untuk makan sesuatu yang mengandung karbohidrat dan protein agar pergantian metabolismenya tidak terlalu drastis,” kata Leona.
Adapun makanan dan minuman yang mengandung lemak, protein dan karbohidrat, contohnya adalah bihun, roti, cokelat, sereal, ikan, telur, susu dan sirup.
Nah, sekarang tahu kan kalau makan buah-buahan langsung saat perut dalam keadaan kosong bukanlah hal yang dianjurkan. Sebagai sumber vitamin yang bermanfaat bagi tubuh, hendaknya buah-buahan dikonsumsi setelah melaksanakan ibadah shalat tarawih atau sesaat setelah mengonsumsi nasi.