8 Mantan Atlet Sarat Prestasi Ini Jalani Kehidupan yang Menyedihkan Usai Pensiun

via idntimes.com

Serumpi.com Sekitar 10 tahun lalu publik dikejutkan berita kematian Rachman Kilikili, petinju legendaries tanah air yang menjuarai berbagai ajang event internasional. Ia ditemukan gantung diri. Rachman diduga stress karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan usai pensiun dari dunia tinju.

Memang menjadi seornag atlet bahkan menjurai berbagai ajang bergengsi tidak ada jaminan tentang kehidupan mereka kelak. Melansir dari idntimes.com, inilah deretan mantan atelt yang kehidupan tuanya.

1. Denny Thios

via idntimes.com

Denny merupakan mantan atlet angkat besi yang mengharumkan Indonesia hingga ke tingkat dunia. Ia pernah menjuarai kejuaraan dunia di Inggris dan Swedia, bahkan memecahkan tiga rekor dunia. Kini, Denny bekerja sebagai tukang las dibengkel kecil miliknya sendiri di Makassar.

2. Wempi Wungau.

via idntimes.com
Loading...

Binaragawan yang memboyong beberapa medali emas dalam ajang Sea Games dari 1989 hingga 1997 ini memang penuh prestasi. Wempi bahkan peraih medali perak ASEAN Games 2002. Wempi prnah ditipu oknum yang tega memotong uang hadiah dari hasil jerih payahnya menjadi atlit nasional. Kini Wempi tak memiliki pekerjaan, namun sesekali ia mendapatan tawaran menjadi pengaal pribadi.

3. Leni Haini.

via idntimes.com

Mantan atlet perahu naga ini berhasil mempersembahkan medali emas pada Sea Games 1997, Sea Games 1999, Kejuaraan Dunia Perahu Naga Asia 1996, Kejuaraan Dunia di Hongkong, hingga Kejuaraan Asia di Taiwan 1998. Usai  pensiun Leni susah mencari pekerjaan karena hanya berijazah SD. Leni bekerja serabutan bahka menjadi buruh cuci.

4. Suharto.

via idntimes.com

Di era 1970 – 1980an, olahraga balap sepeda Indonesia disegani di kawasan Asia Tenggara. Suharto adalah saksi sejarah masa kejayaan tersebut. Bersama ketiga rekannya, Suharto berhasil merebut medali emas Sea Games 1979 di Malaysia untuk nomor “Team Time Trial” jarak 100 km. Di Sea Games 1977 ia memperoleh dua medali perak.

Pada saat itu, atlet berprestasi tak mendapatkan uang melainkan hanya piagam penghargaan. Berbagai profesi dijalaninya, seperti menjadi kernet, jualan ayam, jualan ac bekas, hingga menjadi penarik becak.

5. Hasan Lobubun.

via idntimes.com

Mantan petinju asal Maluku ini adalah nasional kelas bantam junior tahun 1987, ia nyaris menjadi gelandangan di Jakarta karena tak memiliki pekerjaan. Hasan menjalani kehidupan dengan menjadi pemulung.

6. Ellyas Pical.

via idntimes.com

Ellyas adalah petinju legedaris Indonesia, ia orang Indonesia pertama yang merebut titel dunia, yakni Super Flyweight IBF pada tahun 1985. Usai pensiun sebagai petinju, Ellyas pernah menjadi satpam di sebuah diskotik. Namun kini Ellyas bekerja di kantor KONI berkat bantuan mantan menteri Adhyaksa Dault.

7. Marina Segedi.

via idntimes.com

Marina menjadi atlet nasional cabang olahraga silat, ia meraih medali emas dalam ajang Sea Games 1982 di Filipina. Ia bahkan semapt menjadi sopir taksi. Namun nasibnya terbilang beruntung setelah secara tidak sengaja bertemu pegawai Kemenpora di tahun 2011. Pegawai tersebut membantunya mendapatkan tunjangan tempat tinggal dari Kemenpora.

8. Yuni Astuti.

via idntimes.com

Yuni adalah mantan pemain bulu tangkis, menjuarai PON 1986 di Jakarta dinomor ganda puteri. Yuni harus pensiun dini karena kecelakaan yang menyebabkan kaki kanannya lumpuh.  Untuk menyambung hidup, ia menjadi penyanyi kafe bahkan pengamen di berbagai terminal bis di Surabaya.


Previous articleSubhanallah, Selain Tutup Aurat dan Tobat, Nikita Mirzani Lakukan 5 Hal Mengejutkan
Next articleWidyawati, Style Artis Senior Ini Masih Tetap Memesona Meskipun Berusia 68 Tahun

Terpopuler: