Banyak yang Kaget, Inilah Hasil Putusan dari Kasus Narkoba yang Menimpa Jennifer Dunn

via kabarin.co

Serumpi.com Pengadilan Tinggi Jakarta mengabulkan permohonan banding yang diajukan pihak Jennifer Dunn atas kasus narkoba. Hal ini disampaikan secara resmi pada situs resmi Mahkamah Agung, Kamis (23/8/2018), Pengadilan Tinggi Jakarta telah membatalkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Membatalkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tanggal 25 Juni 2018 No. 350/Pid.Sus/2018/PN.Jkt.Sel yang dimintakan banding,” bunyi dari amar putusan atas banding Jennifer Dunn.

Vonis atas banding Jennifer Dunn sendiri disahkan Ketua Majelis Hakim Elang Prakoso Wibowo dengan anggota Achmad Subaidi dan Nyoman Dedy Riparasada. Ketiganya menyatakan Jennifer Dunn terbukti secara sah serta meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri.

via tribunnews.com

Usai banding yang diajukan oleh pihak Jennifer Dunn dikabulkan, vonis untuk aktris cantik ini pun berkurang drastis. Jedun yang sebelumnya divonis 4 tahun penjara kini ia hanya tinggal menjalani masa hukuman selama 10 bulan.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Jennifer Dunn alias Jeje binti Howard Dunn oleh karenanya dengan pidana penjara selama 10 bulan,” lanjut bunyi amar putusan.

Melansi dari okezone.com, sebelumnya diberitakan, bahwa Jennifer Dunn dalam sidang putusan kasus narkoba dinyatakan melanggar Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1), Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia divonis hukuman 4 tahun penjara serta denda Rp800 juta.

Pidana penjara yang didapat oleh Jennifer Dunn sebenanrya sudah jauh lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Diketahui, JPU hanya menuntut Jennifer Dunn dipidana hanya 8 bulan saja.

via tribunnews.com

Pengadilan Tinggi Jakarta memberikan alasan mengabulkan banding Jennifer Dunn atas kasus narkoba. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menjatuhkan vonis masih butuh pembuktian lebih lanjut.

“Tidak satu pun saksi atau alat bukti lainnya yang dapat membuktikan bahwa mereka mengonsumsi sabu bersama-sama pada saat itu,” bunyi keterangan Majelis Hakim dalam amar putusan.