Generasi Tahun 90an Pasti Pernah 5 Mitos Jawa Dibawah Ini, Ternyata Nyimpan Fakta Mendalam

via idntimes.com

Serumpi.com – Masa kecil generasi 90an ini sedikit mirip dengan generasi di atasnya seperti 80an atau 70an. Hal ini dipengaruhi oleh orang tua mereka yang dominan lahir di era orde lama hingga awal orde baru. Mengingat waktu kelahiran orang tua di era tersebut, budaya sangat masih sangat kental dan terus diwariskan turun temurun. Namun seiring berkembangnya jaman budaya cenderung dilupakan seperti mitos-mitos/hal pamali .

Nah, buat kamu generasi 90an pasti denger mitos-mitos yang disampaikan oleh orantua kamu saat kamu masih kecil. Melansir dari idntimes.com berikut ini mitos-mitos Jawa yang mungkin sering kamu dengar.

1. Duduk di pintu

via idntimes.com

“Jangan duduk di depan pintu, nanti jauh dari jodoh”

Terlepas benar atau tidak tapi jika duduk didepan pintu pasti amenghalangi akses keluar atau masuk kedalam rumah. Bayangkan saja, orang-orang akan kesulitan. Di Indonesia sendiri melangkahi orang adalah tindakan yang kurang sopan.

2. Jangan keluar saat magrib

via idntimes.com

“Kalau magrib segera pulang, nanti diculik kolong wewe lho!”

Mitos ini bahkan dijadikan kisah misteri pada suatu acara TV hingga membuat gen 90an takut keluar rumah ketika magrib. Faktanya ketika adzan magrib berkumandang, maka adab yang wajib dilakukan adalah segera bersiap melaksanakan sholat magrib bagi yang beragam islam. Selain itu, menjelang magrib harus segera pulang untuk makan malam, kemudian belajar dan beristirahat.

3. Nasi menangis

via idntimes.com

“Kalau makan dihabiskan, nanti nasinya nangis lho!”

Mitos ini memiliki makna tersendiri, artinya tentang pekerjaan atau bagaimana perjuangan orang tua menghidupi anak-anaknya, sehingga orang tua memilih mengucapkan mitos ini untuk menghargai rejeki karena masih banyak orang yang susah mendapatkan makanan nasi.

4. Awas setan budeg!

via idntimes.com

“Jangan main dekat rel kereta, nanti ada setan budeg!”

Kereta Api yang panjang, besar dan cepat tentun menjadi daya tarik tersendiri untuk anak kecil. Namun, bermain di dekat rel sangat berbahaya. Maka orang tua menyampaikan mitos ini agar anak-anak tak main-main di rel kereta api.

5. Mengunyah makanan perlahan

via idntimes.com

“Kalau makan jangan “kecapan”, nanti kamu berubah jadi sapi lho!”

“Kecapan” adalah istilah bahasa Jawa yang berarti makan dengan suara mengunyah yang sangat keras layaknya suara sapi yang mengunyah makanan. Maksud dari mitos ini adalah agar menjaga adab/sikap kalian saat makan karena makan dengan bersuara dinilai tidak sopan.