Rasanya Lezat dan Bikin Ketagihan, Siapa Sangka Makanan ini Justru Merusak Kulit!

via youtube.com

Serumpi.com – Memiliki kulit bagus yang mulus sudah pasti menjadi idaman setiap orang. Bahkan demi mendapatkan kulit yang halus sempurna, tak sedikit orang yang rela mengeluarkan banyak uang. Kendati demikian, masih saja ada orang yang tak bisa memiliki kulit yang halus meski sudah melakukan berbagai macam cara.

Alih-alih melakukan segala hal demi mendapatkan kulit yang halus, sederet makanan ini ternyata justru membuat kulit menjadi rusak. Sayangnya, sederet makanan tersebut justru menjadi makanan yang yang banyak digemari lantaran rasanya yang lezat dan bikin ketagihan.

Seperti yang dilansir dari health.com, dalam dunia medis, beberapa dinilai dapat menyebabkan kerusakan kulit. Bukan lantaran makanan tersebut beracun, melainkan lantaran kandungan pada makanan yang terlalu berlebih. Kondisi tersebut berlaku pada beberapa orang yang memiliki jenis kulit sensitif dan daya imun yang rendah.

Baca Juga: Jarang Diketahui, 2 Mainan Kesukaan Anak Ini Ternyata Bisa Picu Penyakit Kulit

Garam menjadi salah satu jenis makanan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupanm sehari-hari. Bisa diibaratkan, tidak ada makanan yang berasa tanpa menggunakan garam dalam proses pembuatannya. Sayangnya, meski garam masuk sebagai pelengkap masakan yang wajib ada, ternyata terlalu banyak menggunakannya justru dapat menyebabkan tubuh menahan air sehingga dapat menyebabkan pembengkakan.

via instagram.com

Tak hanya garam, makanan super lezat yang makin hari makin diganderungi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia ternyata juga dapat membuat kulit menjadi rusak. Yap, makanan tersebut tak lain adalah makanan yang mengandung tinggi yodium seperti Udang, kepiting, lobster, dan rumput laut.

Menurut beberapa penelitian yang dilakukan oleh pakar kesehatan, terlalu banyak unsur yodium dalam pola makan dapat menyebabkan jerawat. Lantaran hal tersebut, maka beberapa pakar kesehatan menganjurkan agar orang-orang sebaiknya hanya mengonsumsi kerang beberapa kali sebulan dan tidak berlebihan.