Dinobatkan Sebagai Orang Terkaya di Indonesia, Intip Kisah Hidup Arini Subianto

via kompas.com

Serumpi.com – Belakangan ini publik tengah heboh perilah dirilisnya nama-nama orang terkaya di Indonesia. Beberapa artis rupanya juga ada yang namanya masuk dalam jajaran 50 orang terkaya di Indonesia.

Menariknya, bukan hanya deretan para artis dan pengusaha papan atas yang biasa tersorot publik. Ada dua orang pengusaha wanita yang masuk dalam nominasi orang terkaya di Indonesia. Bahkan salah satu sosok sederhana dan jauh dari kata glamor dari dua wanita tersebut justru sukses membuat orang tertarik untuk mengulik kehidupannya.

Wanita tersebut tak lain adalah Arini Subianto, putri sulung dari mendiang Benny Subianto yang dulu juga salah satu pengusaha besar di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, kegigihannya dalam menjalankan perusahann yang dirintis oleh sang ayah sukses membesarkan namanya.

Baca Juga: Empat Bulan Tunangan, Pasangan Artis ini Dikabarkan Putus, Ternyata ini Penyebabnya!

Seperti yang dilansir dari grid.id, Arini bisa disebut seorang wanita terkaya di Indonesia dengan total aset bersih sebesar US$ 665 juta atau setara dengan Rp 9,6 triliun. Pasalnya, Arini mendapat sebagian besar kekayaannya dari usaha pengolahan sawit dan batubara.

Wanita sederhana tersebut diketahui menjabat di perusahaan induk milik keluarga, Persada Capital Investama. Persada memiliki 11% saham di perusahaan batubara raksasa, Adaro Energy dan Arini pun duduk sebagai komisaris di Adaro.

Tak cukup sampai di situ, hobinya membaca buku dan menulis di jurnal harian membuka ide Arini bersama dengan seorang rekannya Winfred Hutabarat untuk mendirikan sebuah toko buku.

via kompas.com

Selain sukses memegang kendali perusahaanya, Arini juga sukses menjalankan perannya sebagai single parent untuk kedua buah hatinya. Pengalaman pahit yang dirasakannya tahun 2012 silam membuat Arini tampil menjadi sosok wanita yang sangat kuat.

Seperti yang diketahui, suami Arini meninggal lantaran kecelakaan motor yang membuat nyawanya tak tertolong. Kehilangan sosok kepala keluarga yang menjadi tumpuan hidupnya membuat Arini sempat frustasi.

via linetoday.com

Namun rupanya ketegaran yang melekat pada diri Arini membuat dirinya kembali bangkit dan mulai mempelajari urusan bisnis keluarga sejak akhir tahun 2012. Tahun 2017, setelah ayahnya, Benny Subianto meninggal, Arini yang mengambil alih perusahaan milik keluarganya dan kini dirinya sukses menjadi nahkoda salah satu perusahaan besar di Indonesia tersebut.