Tak Banyak yang Tahu, Ternyata ini Alasan Kenapa Lampu Lalu Lintas Berwarna Merah, Kuning, dan Hijau

trenotomotif.com

Serumpi.com – Sudah bukan hal aneh lagi, hampir semua pengguna jalan pasti kenal dengan lampu lalu lintas atau biasa disebut trafiic light. Dipasang di perempatan atau pertigaan jalan, lampu lalu lintas ini berfungsi untuk mengatur jalan kendaraan agar tidak bertabrakan.

Bukan hanya soal fungsinya yang begitu penting bagi pengendara, ternyata ada hal unik yang tak banyak diketahui orang perihal lampu lalu lintas. Pernah sadar nggak, kenapa warna merah, kuning, dan hijau dipilih sebagai warna lampu lalu lintas?

Melansir dari grid.id. sesuai dengan fungsinya, lampu lalu lintas terdiri dari tiga warna.  Merah berarti berhenti, kuning berhati-hati, dan hijau berarti boleh berjalan.

Pemilihan warna merah, kuning, dan hijau sebagai lampu lalu lintas ternyata awalnya tidak digunakan sebagai lalu lintas di jalan raya. Pasalnya, sistem lampu lalu lintas diketahui pertama kali digunakan pada jalur kereta api di Inggris sejak tahun 1830-an.

Baca Juga: Labuhkan Hatinya ke Bule Cantik, 4 Seleb ini Juga Pernah Jadi Pacar Randy Pangalila, Ada yang Bertahun-tahun!

Lampu lalu lintas tersebut diletakkan di sekitar rel kereta untuk memberi tahu masinis kapan harus berjalan atau berhenti. Saat itu, warna lampu lalu lintas yang digunakan adalah merah untuk berhenti, hijau berhati-hati, dan putih sebagai tanda untuk jalan.

Awalnya, warna merah dipilih karena sejak lama warna ini sudah dianggap sebagai tanda bahaya di berbagai negara. Selain itu, warna merah juga memancarkan gelombang terpanjang dibandingkan warna-warna lainnya, yang membuat warna ini bisa dilihat dari jarak yang jauh.

via youtube.com

Warna hijau dipilih sebagai tanda untuk berhati-hati karena dianggap sebagai warna yang sejuk dan dapat menenangkan pikiran. Sedangkan warna putih dipilih sebagai tanda untuk melaju karena mempunyai warna yang berbeda dengan warna lainnya.

Sayangnya, pemilihan warna tersebut justru menyebabkan banyaknya kecelakaan yang terjadi di rel kereta api. Sehingga fungsi warna tersebut menjadi perdebatan yang cukup rumit.

Akhirnya, pemerintah Inggris mengganti fungsi warna hijau sebagai tanda untuk berjalan karena warna ini dapat dilihat dengan jelas pada siang maupun malam hari. Kuning dipilih menjadi simbol untuk berhati-hati karena warna kuning dianggap sangat berbeda dari dua warna yang lain. Sedangkan, warna merah digunakan sebagai tanda berhenti.