Disebut Bertarif 80 Juta, Segini Tarif yang Dipatok Vanessa Angel Sebenarnya

via tribunnews.com

Serumpi.com – Belakangan publik ramai membicarakan nominal 80 juta. Bukan tanpa alasan, melainkan karena artis cantik Vanessa Angel disebut menerima bayaran 80 juta untuk sekali kencan.

Loading...

Meski disebut berbayaran 80 juta, rupanya tarif yang dipatok oleh Vanessa tak sebesar itu. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Herawan menyebut jika Vanessa menawarkan dirinya kepada mucikari dengan harga 40 juta. Harga kemudian dinaikan oleh beberapa orang yang terlibat sehingga membengkak menjadi 80 juta.

Baca Juga : Tak Terekspos, Begini Potret Cantik Istri Ustadz Maulana Semasa Hidup

Luki menyebut jika Vanessa gencar menawarkan dirinya dengan harga yang dipatoknya sendiri, termasuk juga mengirim foto untuk keperluan bisnis haram ini. Alasannya sangat klasik, yakni ingin segera terbebas dari hutang, membayar cicilan mobil serta cicilan rumah.

“Ya, dengan harganya, dengan fotonya, dan minta selalu dicarikan. Karena dia sendiri bilang, ingin menyelesaikan utang-utangnya, itu ada dalam komunikasinya semuanya,” ujar Luki seperti yang dilansir dari tribunstyle.com.

Meski sudah mendapat bukti berupa percakapan yang menunjukkan tarif 40 juta untuk artis FTV cantik Vanessa Angel, kepolisian tak mengelak jika bukti transfer menunjukkan nominal 80 juta.

via suara.com

Selain Vanessa, rupanya ada banyak artis yang berperilaku demikian. Luki membeberkan jika masing-masing artis yang terlibat sudah menetapkan tarifnya. Soal naiknya harga, tergantung permainan para mucikari.

“Sudah ada. Ini segini, ini segini, ini segini, segini, sudah ada. Nanti, pandai pandailah si ini dinaikin, karena dia ada mark upnya dan jasanya. Dan ada ya… memang, dari situ dapetnya,” lanjut Luki.

Sebelumnya, Vanessa Angel ditangkap di sebuah hotel di kawasan Surabaya pada 5 Januari 2019 silam. Usai ditangkap Vanessa diperiksa selama 24 jam dengan status saksi. Namun, dengan kuatnya bukti yang ada mantan kekasih Didi Mahardika ini telah naik statusnya menjadi tersangka.