Ajaib! 6 Bangunan Megah Ini Muncul Kembali Setelah Puluhan Tahun Terkubur Didalam Air

via tribunnews.com

Serumpi.com – Ternyata banyak sekali bangunan kuno yang dulu terendam air sekarang muncul kembali setelah puluhan tahun. Padahal sudah puluhan tahun berada didalam air. Meskipun puluhan tahun terendam di dalam air, hebatnya bangunan ini tidak mengalami kehancuran. Bangunan ini bisa berada di dalam karena serangakain factor alam.

Melansir tribunnews.com dari  Bright Side, inilah enam bangunan yang telah terkubur di bawah air kembali muncul.

1. Potosi, Venezuela

via tribunnews.com

Potosi merupakan sebuah kota kecil di Venezuela, kota ini  sengaja dialiri air untuk membangun bendungan hidroelektrik pada 1985. Setelah 30 tahun kemudian, permukaan air laut surut secara signifikan akibat kekeringan karena fenomena alam El Nino. Akhirnya wujud seluruh kota muncul kembali.

2. Kuil Santiago

via tribunnews.com

Kuil yang memiliki gaya arsitektur kolonial Santiago ini mulai muncul diperairan sungai Meksiko, Chiapas 2010 lalu. Awalnya kuil ini dibangun para biarawan pada pertengahan abad ke-16. Namun, tenggelam di pada 1966 ketika waduk Nezahualcoyotl membanjiri bangunan tersebut. Akibat perubahan iklim dan kekeringan selama 10 tahun terakhir, Kuil Santiago muncul ke permukaan.

3. Xuanping, China

via tribunnews.com

Xuanping di China mengalami gempa bumi berkekuatan 8 SR, ini yang menyebabkan seluruh desa tenggelam di bawah permukaan air pada tahun 2008. Rumah, sekolah, dan kantor ikut tenggelam di bawah air. Karena penurunan permukaan air dari 712 meter menjadi 703 meter di atas permukaan laut, setelah bertahun-tahun tenggelam, Xuanping muncul kembali ke permukaan.

4. Jal Mahal, Jaipur, India

via tribunnews.com

Jal Mahal dikenal sebagai istana air yang terletak di tengah Danau Man Sagar di kota Jaipur, India. Diperkirakan bangunan ini dibangun sekitar 300 tahun lalu. Wisatawan yang ingin mengunjungi dan melihat bangunan ini dapat mengitarinya dengan perahu.

5. Desa Epecuen, Buenos Aires

via tribunnews.com

Terletak di sebelah barat daya Buenos Aires, desa wisata Epecuen muncul kembali setelah lebih dari 50 tahun berada di bawah permukaan air. awalnya, hujan deras membuat Salt Lake of Epecuen meluap. Pada 1985 bendungan di desa tersebut ikut rusak, hingga akhirnya pada 1993, Epecuen tenggelam di bawah permukaan laut, sekitar 33 kaki dibawah permukaan air laut. Setelah beberapa dekade, cuaca berubah yang menyebabkan air laut surut. Dan sekarang desa ini umuncul lagi.

6. Gereja St. Nicholas di Danau Mavrovo

via tribunnews.com

Gereja yang dibangun pada 1850an ini berdiri selama lebih dari 150 tahun. Pemerintah Yunani memutuskan membuat danau buatan di sekitar gereja untuk menyuplai air yang berfungsi untuk pembangkit tenaga listrik lokal.

Sayangnya, pada 2003, gereja ini tenggelam sepenuhnya di dalam air. Namun, akibat perubahan iklim Gereja Saint Nicholas kembali muncul