Lagi Viral Jadi Lagu Sayur Kol, Yuk Intip Gizi yang Terkandung Pada Sayur Kol

via wowkeren.com

Serumpi.com – Perkembangan tekonologi yang kian pesat rupanya juga sangat berpengaruh pada gaya hidup manusia di seluruh belahan dunia. Terlebih lewat hadirnya media sosial yang kini hampir menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Besar, kecil, tua, muda, miskin, kaya, media sosial kini seakan menyatu dengan seluruh lini kehidupan. Tak heran kalau segala yang terjadi di kehidupan sehari-hari bakal begitu mudah viral dan terekspos kel dunia luar.

Lagu sayur kol misalnya, bagi beberapa orang lagu tersebut mungkin dianggap receh dan tak berkelas. Namun berkat kecanggihan teknologi, siapa sangka kalau lagu sayur kol tersebut kini justru mendunia dan dinyanyikan oleh banyak orang sebagai media hiburan mereka.

Melansir dari tabloidbintang.com, sebulan terakhir, pamor sayur kol meroket. Sayur kol dijadikan judul lagu dan sering dipakai untuk bahan olok-olok warganet yang mengomentari kasus para seleb di akun gosip.

Baca Juga: Kerap Dianggap Tidak Sehat, 5 Makanan ini Ternyata Baik untuk Tubuh

Apapun kasusnya, ada saja warganet yang mengaitkannya dengan sayur kol alias kubis. Padahal, dalam kajian medis, sayur kol dikenal kaya vitamin dan manfaat. Seorang Nutrisionis dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk Jakarta, dr. Marya Warascesaria Haryono, Sp.GK menerangkan, kol mengandung banyak nutrisi yaitu vitamin A, B, C, dan K.

Selain itu, kol juga menyimpan kalsium dan serat. Kandungan yang paling banyak adalah vitamin C. Mengonsumsi kol  100 gram bisa memenuhi 60 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C dan 70 hingga 80 persen vitamin K yang menopang metabolisme tulang serta proses pembekuan darah.

via tribunnews.com

“Selain itu, dalam 100 gram kol terdapat kalsium 4 persen, magnesium 3 persen, dan sedikit zat besi. Kalsium berfungsi mengoptimalkan pertumbuhan tulang dan gigi, memaksimalkan kontraksi otot sekaligus mengatur kegiatan antarsel dalam tubuh. Magnesium berguna dalam berbagai proses metabolisme tubuh terutama yang berhubungan dengan sistem imun, tulang, saraf, otot, dan regulasi gula darah,” kata Marya.

Tak hanya itu, sejumlah jurnal kesehatan rilisan luar negeri menyebut kol salah satu perisai tubuh untuk melawan sel-sel kanker. Kol sendiri juga beperan sebagai sumber zat glukosinolat.

Di dalam tubuh, zat ini dikonversi menjadi isotiosianat yang bersifat melindungi tubuh dari sel-sel kanker. Kol juga mengandung antioksidan fenol. Kolaborasi fenol dengan vitamin C dan flavonoid melindungi tubuh dari pengaruh radikal bebas serta risiko serangan sel kanker,” lanjutnya.


Previous articleSering Jadi Model Cover Majalah, Begini 10 Potret Jadul Sarah Azhari yang Tak Pudar Cantiknya
Next articleMengejutkan! Dituding Punya Pergaulan Negatif, Suami Nikita Mirzani Lakukan Hal Ini Bareng Ustad Arifin Ilham

Terpopuler: