Kenali 3 Jenis Pengawet Makanan yang Berbahaya Bagi Tubuh, Jika Sudah Tahu Maka Hindari

via tribunnews.com

Serumpi.com – Mungkin semua sudah tahu bahwa fungsi pengawet makanan adalah untuk menjaga kesegaran serta mutu makanan. Akan tetapi, perlu diwaspadaikarena ada jenis pengawet makanan yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Pengawetan makanan dilakukan agar menghambat atau mencegah penguraian, pengasaman, fermentasi, dan kerusakan lain pada makanan karena bakteri, jamur, dan mikroba. Ada dua metode yang dilakukan untuk pengawetan makanan, pertama dengan metode tradisional, seperti pengeringan, pendinginan, dan fermentasi. Yang kedua dengan metode modern, seperti pengalengan, pasteurisasi, pembekuan, iradiasi pangan dan penambahan bahan kimia.

Nah bahan kimia pengawet makanan yang digunakan ada yang aman dikonsumsi dan ada yang bisa membahayakan kesehatan, misalnya formalin dan boraks.

Kedua bahan berbahaya tersebut kerap digunakan untuk mengawetkan tahu, mie, dan bakso. Jika dikonsumsi untuk jangka panjang, bisa mengakibatkan gangguan jantung, sistem pernapasan, ginjal, kulit, bahkan gangguan otak.

Melansir dari alodokter.com selain formalin dan boraks inilah beragam Jenis Pengawet Makanan yang Perlu untuk Dihindari.

1. Sodium benzoate atau natrium benzoate

via ralali.com

Sodium benzoate adalah bahan tambahan (zat aditif) yang digunakan untuk pengawet dalam berbagai produk makanan dan minuman olahan. menurut penelitian, pengawet makanan ini diduga bisa meningkatkan risiko terjadinya perilaku hiperaktif dan bisa menyebabkan kanker, apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.

2. Sodium nitrate atau natrium nitrat

via tirto.id

Natrium nitrat adalah bahan pengawet yang biasa digunakan dalam daging olahan, seperti sosis, dendeng, ikan atau daging asap, dan daging ham. Menurut dugaan, natrium nitrat bisa meningkatkan risiko penyakit jantung karena dapat merusak pembuluh darah sehingga membuat arteri cenderung mengeras bahkan menyempit. Nitrat bisa memengaruhi cara tubuh menggunakan gula, sehingga tubuh rentan terkena diabetes.

3. TBHQ

via tribunnews.com

TBHQ atau tertiary butylhydroquinone atau tert-butylhydroquinone adalah bahan pengawet untuk makanan olahan. TBHQ biasanya digunakan untuk minyak nabati, biskuit, mie, makanan beku, atau makanan cepat saji. Pemaikaian TBHQ dimaksud untuk memperpanjang umur simpan produk dan mencegah bau tengik . Penelitian menemukan bahan ini kemungkinan bisa mengganggu kesehatan hati, saraf, dan meningkatkan pertumbuhan tumor. Selain itu, bisa memengaruhi perilaku manusia menjadi hiperaktif dan tidak fokus pada suatu hal (ADHD).