Sederet Makanan ini Ternyata Masuk Golongan Makanan Berbahaya di Dunia, 2 Diantaranya Sering Dikonsumsi Orang Indonesia

via instagram.com

Serumpi.com – pernah mendengar kasus orang meninggal atau sakit lantaran keracunan makanan? Ya, memang tidak semua makanan yang ada layak dan bisa dikonsumsi sembarangan. Beberapa makanan bisa saja menjadi racun dan membahayakan tubuh jika dikonsumsi dengan cara yang salah.

Tak heran kalau akhirnya para pakar kesehatan dunia mengelompokkan makanan menjadi makanan yang berbahaya. Bukan tanpa alasan, makanan tersebut ternyata sangat berbahaya bagi tubuh apabila dikonsumsi.

Melansir dari health.com, makanan merupakan kebutuhan pokok dan memberi asupan gizi pada tubuh manusia agar senantiasa sehat. Namun apa jadinya jika ternyata ada makanan yang masuk kategori makanan berbahaya di dunia?

Tak hanya berdasarkan jenis makanannya beracun dan mengandung bahan berbahaya, tetapi juga berdasarkan cara penyajiannya, hingga ukurannya. Lebih mengejutkannya lagi, beberapa makanan yang dianggap beracun tersebut justru masih banyak dikonsumsi oleh orang Indonesia.

Baca Juga: Kerap Disebut Makanan dari Hutan, Rebung Ternyata Punya Manfaat yang Sangat Mengejutkan

1. Biji Ceri

via instagram.com

Biji buah ceri beracun sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi. Biji ceri diketahui mengandung senyawa sianida hidrogen yang sangat beracun.

2. Hot Dogs

via youtube.com

Makanan yang terbuat dari roti dan sosis ini masuk dalama daftar makananberbahaya di dunia. Kali ini bukan karena bahan makanannya, tetapi karena ukuran hotdogs yang cukup besar sehingga sering mengakibatkan tersedak.

3. Singkong

via rubrik.com

Singkong merupakan salah satu makanan yang termasuk kategori berbahaya. Pasalnya makanan yang banyak dikonsumsi di Indonesia ini mengandung kandungan linamarin yang tinggi. Kandungan tersebut dapat berubah menjadi senyawa sianida yang berbahaya saat dimakan mentah.

4. Kerang Darah

via okezone.com

Kerang darah merupakan makanan yang biasa juga dimakan di Indonesia. Namun, berbeda dengan penyajian yang dilakukan di Shanghai, China yaitu hanya dengan direbus sebentar. Pasalnya, jenis kerang ini mengandung banyak bakteri dan virus penyebab hepatitis dan disentri.