Disebut Rumput Liar dan Kerap Dijadikan Makanan Ternak, Tanaman ini Ternyata Punya Manfaat Mengejutkan!!

via tribunnews.com

Serumpi.com – Iklim dan suhu udara di Indonesia memang sangat mendukung sebagai tempat tumbuhnya berbagai jenis tanaman. Tak heran kalau di beberapa wilayah banyak tumbuh jenis-jenis tanaman tanpa harus menanamnya.

Menariknya, beberapa tumbuhan liar justru bisa dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan atau makanan bagi hewan dan manusia. Beberapa tanaman liar bahkan dijual dengan harga yang cukup mahal lantaran memiliki manfaat yang sangat beragam.

Meski begitu, jika dibandingkan dengan di luar negeri di Indonesia memang belum terlalu memperhartikan manfaat tumbuhan liar. Tumbuhan satu ini misalnya, di beberapa daerah tumbuhan jenis rumput ini dianggap tak bermanfaat dan kerap dijadikan sebagai pakan ternak.

Baca Juga: Dulu Dipandang Sebelah Mata, Buah Langka ini Sekarang Dijual dengan Harga Milyaran Rupiah!

Melansir dari health.com, dianggap sebagai hama yang mengganggu, banyak rumput yang akhirnya dicabut dan berakhir sebagai makanan ternak. Meski begitu, beberapa rumput liar ini justru memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah rumput paragis, rumput liar yang baru-baru ini diketahui memiliki manfaat yang cukup banyak bagi tubuh.

Bagi sebagian masyarakat Afrika, rumput Paragis dianggap sebagai ramuan alami yang dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit. Sedangkan di Porac, pampangan suku Aeta, mereka menggunakan tanaman paragis untuk mengusir serangga.

via paragis.org

Berdasarkan penelitian, paragis mengandung protein yang daunnya memiliki senyawa silikon monoksida, kalsium oksida, dan klorin.  Senyawa tersebut dikenal memiliki sifat anti inflamasi, antioksidan, antidiabetik, antihistamin, doauretik alami, dan sifat sitotoksik.

Mengejutkannya lagi, kandungan antioksidan pada tanaman yang dianggap liar tersebut ternyata mampu mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh sedangkan kista ovarium sendiri dapat diobati dengan teh paragis.

Selain itu, tanaman paragis dapat mengatasi masalah ginjal karena paragis meningkatkan jumlah air dalam tubuh dan mengeluarkan garam sebagai urin karena sifat diuretiknya. Terang saja, kalau belakangan ini rumput paragis mulai banyak diburu oleh para ahli medis untuk dikembangkan menjadi obat.