Puasa Ramadhan Sekarang Tapi Masih Punya Hutang Puasa Tahun Lalu, Dosakah?

via dailymoslem.com

Serumpi.com – Bulan suci Ramadhan sudah setengah jalan dan akan segera meninggalkan kita. Nah, yang punya hutang puasa tahun kemarin sudah dibayar belum? Kalau lupa belum bayar dan ternyata waktunya tak cukup gimana ya? Berdosakah? Atau sama seperti kata orang tua untuk menakuti anaknya zaman dulu, jika tak bayar hutang tahun kemarin maka hutang akan berlipat ganda tahun ini?

Melansir dari idntimes.com, ternyata begini hukumnya jika Kamu belum membayar hutang puasa tahun lalu. Simak ulasannya!

1. Jika belum membayar hutang karena sakit

via kompasiana.com

Jika Kamu belum memiliki hutang puasa karena sakit, maka Kamu wajib menggantinya ketika sembuh. Namun, jika penyakit yang diderita memerlukan waktu pengobatan lama sehingga belum juga mampu membayar hutang, maka Kamu bisa menggantinya dengan fidyah. Fidyah yang wajib diberikan adalah makanan pokok sebanyak setengah sha’ atau setara dengan beras 1,5 kg jika di Indonesia. Fidyah ini berlaku untuk satu hari puasa dan harus diberikan kepada fakir miskin. Jika punya hutang lebih dari sekali, maka tinggal kalikan saja.

2. Jika memang sengaja menunda membayar hutang puasa hingga tiba Ramadhan berikutnya

via idntimes.com

Jika tak membayar hutang puasa karena disengaja, maka hukumnya adalah dosa. Dalam kondisi seperti ini, maka seorang muslim harus segera bertaubat dan bertekad untuk tak mengulanginya lagi. Adapun hutang yang belum dibayar tahun lalu akan diakumulasikan dengan hutang puasa Ramadhan tahun ini.

3. Jika tak berpuasa karena minim ilmu agama

via idntimes.com

Pengecualian berlaku jika Kamu tidak mengetahui kewajiban puasa. Misalnya saja bagi masyarakat yang tinggal di desa terpencil dan minim pemuka agama. Dalam kondisi ini, tidak wajib hukumnya mengganti hutang puasa dari Ramadhan yang telah lalu. Namun, jika sudah tahu hukumnya, maka wajib berpuasa dan mengganti jika ada salah satu hari di bulan Ramadhan yang terlewat.