Wow!! Negara ini Disebut Kekurangan Sampah, Benarkah Harus Impor ke Negara Tetangga?

via pantau.com

Serumpi.com – Dewasa ini sampah masih menjadi masalah yang sangat pelik hampir di semua negara. Bertambahnya jumlah penduduk mau tak mau juga menambah jumlah sampah yang berserakan di lingkungan. Terlebih saat ini banyak sampah yang masuk dalam kategori sampah non organik dan tidak dapat terurai di tanah.

Demi mengatasi masalah tersebut, tak pelak kalau hampir semua negara mencari cara untuk mengolah sampah. Beragam teknlogi canggih pun mulai dikerahkan untuk menghancurkan sampah agar tidak mencemari lingkungan.

Menariknya, jika beberapa negara banyak yang mencari cara untuk mengolah sampah agar tidak mencemari lingkungan. Salah satu negara di dunia ini justru diketahui kekurangan sampah dan mengimpor sampah untuk diolah di negaranya.

Melansir dari grid.id, sampah yang menumpuk bisa menjadi sumber banyak penyakit, misalnya saja diare, sesak napas, tifus, dan lain-lain. Di saat banyak negara mengalami kesulitan dalam menangani sampah, Swedia malah kekurangan sampah. Bahkan negara ini sampai harus mengimpor sampah dari negara lain.

Baca Juga: Mengintip Ragam Menu Berbuka Puasa Ramadan di Berbagai Belahan Dunia, Ada yang Unik!!

Usut punya usut, penduduk Swedia mayoritas menyukai hidup menyatu dengan alam. Mereka memiliki kesadaran yang tinggi terhadap masalah alam dan lingkungan sekitarnya. Awalnya, hanya segelintir orang Swedia yang peduli pada masalah di lingkungan sekitarnya.

Semakin lama, semakin banyak orang yang peduli dan ikut menjaga alam sekitarnya. Seiring berjalannya waktu, pemerintah Swedia sendiri yang akhirnya turun tangan untuk mengatasi masalah sampah ini.

via lsm.com

Pemerintah Swedia berusaha untuk membuat sistem daur ulang sampah yang bisa dikatakan sangat baik. Masyarakat Swedia diminta untuk mengumpulkan sampah dan memberikannya ke pihak pemerintah.

Sampah-sampah itu akan dibakar, energi panas tersebut akan disalurkan ke jaringan pemanas nasional. Hasil dari pemanas tersebut dijadikan sebagai media untuk menghangatkan tubuh. Lantaran sampah di negaranya semakin langka, maka pemerintah Swedia memutuskan untuk mengimpor sampah dari negara lain.