Ponsel Hingga Wifi, Deretan Benda ini Rupanya Bisa Jadi Pemicu Tumor Otak Pada Anak-Anak

via theasianparent.com

Serumpi.com – Tumor otak menjadi salah satu penyakit yang meresahkan masyarakat. Pasalnya, penyakit mematikan tersebut bukan hanya menyerang manusia dalam kategori tertentu. Anak-anak yang masih di bawah umur juga bisa terserang penyakit satu ini.

Loading...

Usut punya usut, tumor otak ternyata bisa menyerang siapapun tanpa melihat usia dan jenis kelamin. Kebiasaan serta gaya hidup yang kurang sehat ternyata bisa saja menjadi pemicu tumor otak.

Salah satu yang paling jarang disadari adalah kebiasaan bermain ponsel. Benda yang nyaris menjadi bagian hidup dari anak-anak tersebut belakangan ini memang sulit dipisahkan dari dunia mereka. Padahal, ponsel memiliki efek yang kurang baik terutama bagi kesehatan.

Melansir dari health.com, tumor otak menjadi salah satu penyakit berbahaya yang bisa menjangkit siapa saja, termasuk anak-anak. Bukan hanya dari makanan, benda-benda di sekitar juga bisa berpotensi meningkatkan risiko tumor otak pada anak-anak.

Berdasarkan kasus yang terjadi, kanker otak memang diperkirakan 2-4 % dapat menyerang anak. Dari jumlah tersebut, 10 persen anak-anak yang mengidap tumor otak bisa berujung pada kematian. Berikut beberapa benda yang disinyalir bisa menjadi salah satu pemicu tumor otak yang menjangkit anak-anak.

Baca Juga: Sering Dianggap Sampah, Ternyata Ampas Teh Celup Bekas Punya Segudang Manfaat Mengejutkan

1. Ponsel

via health.com

Menjadi salah satu benda yang nyaris sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, ponsel rupanya memiliki andil sebagai penyebab terjangkitnya tumor pada anak-anak. Kebiasaan bermain game pada ponsel dalam waktu lama ternyata berakibat kurang baik bagi kesehatan otak atak.

Seperti diketahui, ponsel memiliki sinar radiofrekuensi (RF) atau radiasi yang berbahaya bagi otak manusia. Radiasi yang dibawa ponsel diterima otak dan efeknya akan berisiko memicu timbulnya tumor otak.

2.  WiFi

via batanews.com

Meski memudahkan komunikasi, nyatnyat WiFi juga berakibat kurang baik bagi kesehatan. Pasalnya, frekuensi yang ditimbulkan jaringan WiFi dari pemancar dapat meningkatkan risiko terjadinya tumor otak pada penggunannya.

3. Senyawa N-nitroso

via bintaro.com

Senyawa N-nitroso yang terkandung pada suplemen, daging, asap rokok, hingga kosmetik juga tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak di bawah umur lantaran bisa menyebabkan tumor otak.