Ingat Presenter Acara Dunia Lain? Lama Tak Terlihat, Begini Kabarnya Sekarang

via countryfood.blogspot.com

Serumpi.com – Harry Pantja bukan nama baru di industri hiburan tanah air. Ia mulai dikenal sejak bermain dalam film Jaelangkng di tahun 2001. Namun, namanya baru melejit usai ia menjadi presenter acara mistis, Dunia Lain. Sejak saat itu pula Harry dikenal dengan sosok yang lekat dengan dunia ghaib.

Loading...

Pernah begitu tenar sebagai presenter acara, kini lelaki yang memiliki ciri khas kepala plontos ini tak lagi terlihat di layar kaca. Tak lagi terekspos, rupanya Harry sudah menikahi seorang wanita bernama Emil Meihwa pada awal 2018 silam. Sebelum menikah keduanya cukup lama berpacaran dan menjalani hubungan jarak jauh Bandung-Jakarta.

Baca Juga : Karirnya di Dunia Hiburan Sukses Melejit, Sederet Artis ini Dulunya Jebolan Abang None Jakarta

Melihat tahun kelahirannya, yakni tahun 1966, Harry menikah di usia tak lagi muda. Kendati demikian, tak diketahui pernikahan Harry dengan Emil ini merupakan pernikahan yang pertama atau bukan. Pasalnya, pria 53 tahun ini tak pernah mengekspos kehidupan pribadinya.

via tribunnews.com

Tak hanya soal pernikahannya saja yang menjadi sorotan, kehidupan spiritual Harry juga tak luput dari perhatian. Ia mengaku jauh dari agama selama menjadi presenter acara ghaib. Ia mengaku memiliki ketertarikan luar biasa terhadap dunia ghaib. Namun sayang, ketertarikannya pada dunia lain tersebut justru membuatnya lupa pada Sang Pencipta.

Tak ingin makin terseret dan menjauh dari Tuhan, Harry memilih pensiun dari hal-hal yang berbau ghaib. Inilah yang menjadi salah satu alasan ia tak lagi tampil di TV sebagai presenter acara seperti sebelumnya. Padahal, tawaran mengisi acara serupa masih terus berdatangan padanya.

Harry juga mengaku jika ia ingin membuang image ‘presenter acara ghaib’ yang kadung melekat padanya. Ia ingin kembali ke dunia film seperti saat belum menyentuh dunia presenting. Saat ini ia juga lebih memilah acara yang dibawakannya. Harry hanya tertarik mengisi acara yang lebih edukatif.