Meski Menyegarkan, Ini Resiko Terlalu Sering Mengonsumsi Bubble Tea

via health.com

Serumpi.com – Belakangan ini bubble tea menjadi salah satu minuman yang digemari oleh masyarakat terutama kaum muda. Memiliki rasa yang menyegarkan, bubble tea memang cocok dijadikan penyiram dahaga terutama saat musim panas seperti saat ini. Praktis, minuman berbahan dasar teh tersebut banyak dijual di berbagai tempat.

Loading...

Mulai dari harga termurah sampai yang dijual dengan harga fantastis, bubble tea seakan tak pernah sepi peminat. Terlebih di tangan-tangan kreatif, bubble kerap disajikan dengan tampilan yang menarik. Alhasil, minuman tersebut menempati urutan teratas daftar minuman yang banyak disukai masyarakat dari berbagai kalangan.

Kendati berperan menyegarkan dahaga, nyatanya terlalu sering mengonsumsi bubble tea juga tidak dianjurkan. Bukan tanpa alasan, ada beberapa kandungan bubble tea yang beresiko mengganggu kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Beberapa pakar kesehatan pun akhirnya melakukan penelitian terkait dampak jangka panjang terlalu sering mengonsumsi minuman hits tersebut.

Baca Juga: Kerap Disangka Bikin Gemuk, Makanan Satu ini Ternyata Lebih Sehat daripada Beras Merah

Melansir dari health.com, secara umum teh adalah minuman yang baik untuk kesehatan. Mengandung anti-oksidan tinggi dan beberapa mineral penting seperti magnesium, fosfor, kalium, dan fluorida. Namun untuk bubble tea yang dijual di pasaran, sudah mengandung banyak gula. Bahkan tanpa topping, teh sendiri dapat mengandung 30 sampai 40 gram (sekitar 6 sampai 8 sendok teh) gula dan rasa buatan.

via 123rf.com

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kebutuhan maksimum manusia adalah 5 hingga 10 sendok teh gula per hari. Bayangkan sekali minum bubble tea sudah memenuhi kebutuhan gula per hari. Selain itu, seperempat cangkir bubble tea mengandug lebih dari 100 kalori. Bubble tea juga mengandung rendah vitamin, rendah mineral, dan rendah serat.

Mirisnya lagi, Bubble hanya menyediakan sejumlah kalori kosong. Karena itu, para penggemar bubble tea cenderung menjadi sembelit setelah mengonsumsi bubble tea. Kondisi ini sudah pasti sangat tidak baik bagi kesehatan khususnya bagi kesehatan pencernaan yang harus bekerja keras usai mengonsumsi bubble tea.