Sudah 17 Tahun, Anak Yuni Shara Punya Wajah Ganteng yang Bikin Meleleh, Cek Fotonya!

via brilio.net

Serumpi.com – Sosok Yuni Shara memang tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Namun, masih sedikit yang mengetahui sosok anaknya. Ya, Yuni memang sudah memiliki dua anak lelaki yang disebutnya sebagai pelindung, yakni Cavin Obient Salomo Siahaan dan Cello Obient Siahaan. Cavin, si anak sulung Yuni kini menarik perhatian karena paras tampannya di usia yang menginjak dewasa, lho!

Loading...

Tak pernah tersorot publik, Cavin kini sudah berusia 17 tahun. Beberapa waktu lalu, ia merayakan momen sweet seventeennya bersama keluarganya secara sederhana. Paras tampan dengan hidung mancung serta senyum tipisnya pun langsung menyita perhatian.

via linetoday

Berbeda dari Yuni yang memiliki postur mungil, Cavin memiliki postur tubuh yang tinggi. Kulitnya putih dan wajahnya hampir mirip dengan Yuni. Potret Cavin pun selalu menuai pujian saat dibagikan Yuni melalui akun instagramnya.

Baca Juga : Ingat Putu Sutha? Dulu Juarai AFI 3, Begini Kabarnya Usai Tak Eksis di Layar Kaca

via instagram.com

Sekedar informasi, Cavin dan adiknya, Cello merupakan anak hasil dari pernikahan kedua Yuni. Kaka Krisdayanti ini pernah menikah denga Raymond Manthey pada tahun 1993. Namun, pernikahan keduanya hanya bertahan selama 4 bulan. Setelahnya, Yuni menikah dengan Henry Siahaan. Dari pernikahannya inilah Yuni dikaruniai dua orang anak.

Pernikahan Yuni dan Henry berakhir dengan penuh masalah. Sejak awal, memang banyak ganjalan dari hubungan mereka, mulai dari jarak usia yang mencapai 15 tahun hingga perbedaan agama. Perbedaan agama pula yang membuat status pernikahan keduanya tak diakui selama 5 tahun sebelum akhirnya diresmikan di Perth, Australia.

Menemui cobaan sejak awal pernikahan, Yuni dan Henry akhirnya bercerai di tahun 2008. Sebelum Yuni mantap melayangkan gugatan cerai, Henry terlebih dahulu terjerat kasus korupsi dan disinyalir merugikan negara hingga 7 M. Henry dituding melakukan korupsi pengadaan alat dan jaringan komunikasi Datasemen 88 pada tahun 2007.