6 Tahun Lalu Anaknya Terlibat Kecelakaan yang Tewaskan 9 Orang, Rupanya Segini Biaya Santunan yang Dikeluarkan Ahmad Dhani

via tribunnews.com

Serumpi.com – 6 tahun yang lalu, Ahmad Dhani sempat menjadi perbincangan karena kasus kecelakaan yang melibatkan anaknya, Dul Jaelani. Kala itu, mobil yang dikendarai Dul tiba-tiba hilang kendali. Kecelakaan ini melibatkan 13 korban, 7 diantaranya meninggal dunia.

Loading...

Dul yang kala itu masih di bawah umur harus berurusan dengan hukum, Ahmad Dhani pun ikut terseret lantaran dinilai lalai dan mengizinkan anak di bawah umur mengendarai mobil. Meski dalam kasusnya Dul dinyatakan bersalah, ia dibebaskan dari penjara lantaran seluruh keluarga korban bersedia berdamai.

Baca Juga : Sempat Mengelak, 2 Artis yang Sama-sama Batal ke Pelaminan Ini Ketahuan Datang Bareng ke Acara Keluarga

Dhani pun berusaha memberi kompensasi pada keluarga korban luka dan meninggal. Namun sayang, ada isu miring terkait pencarian dana kompensasi untuk para korban. Terdengar isu jika kucuran dana kompensasi untuk keluarga para korban mandek, terlebih lagi setelah Ahmad Dhani mendekam di penjara.

via kapanlagi.com

Merasa risih, Dul ditemani sang nenek berusaha meluruskan kabar yang beredar di masyarakat. Dul membeberkan dalam sebuah konferensi pers jika uang snatunan selama ini masih terus diberikan sesuai kesepakatan.

Vonny, salah satu keluarga korban dalam kecelakaan tersebut juga ikut buka suara. Vonny yang suaminya menjadi korban meninggal mengaku selama ini rutin menerima transferan setiap bulan dari Ahmad Dhani. Bukan hanya itu, ia juga mengungkap jika Dhani selama ini sering memberikan tambahan, seperti uang THR. Jika ada keluarga korban yang mengalami masalah, misalnya saja sakit, Dhani juga akan memberikan bantuan.

Bukan hanya Vonny, ada 5 orang wanita lain yang juga menjadi janda pasca kecelakaan yang melibatkan Dul Jaelani. Mereka memberikan pengakuan yang sama terkait uang santunan yang diberikan Ahmad Dhani.

Sebelumnya, mantan suami Maia Estianty tersebut memang menjanjikan santunan yang cukup besar dan diberikan secara berlanjut untuk keluarga korban. Uang santunan tersebut berupa kompensasi, biaya rumah sakit, biaya perawatan, biaya pemakaman untuk korban meninggal,  transferan setiap bulan bagi keluarga yang dinggalkan, dan biaya pendidikan untuk anak-anak korban hingga tamat perguruan tinggi.