Sering Dilakukan, Ini Bahaya Mengolesi Luka Bakar dengan Pasta Gigi

via tribunnews.com

Serumpi.com – Saat mengalami luka bakar seseorang pasti merasa panik. Setelah itu, mereka akan berusaha melakukan pertolongan pertama. Beragam cara biasa dilakukan untuk menangani luka bakar tersebut, mulai dari menyiramkan air secara spontan, menggunakan minyak goreng dingin, dan bedak. Cara lain yang juga tak kalah ketinggalan adalah mengoleskan pasta gigi.

Loading...

Dari sekian banyak cara yang biasa digunakan untuk mengatasi luka bakar, mengoleskan pasta gigi adalah cara yang paling sering dilakukan. Mengoles pasta gigi mampu memberi efek dingin. Namun, benarkah cara ini aman dan efektif?

Baca Juga : Jarang Diketahui, Kondisi Tidur Seperti ini Ternyata Bisa Menyebabkan Kegemukan

Melansir dari China Press melalui Tribunstyle, mengoles pasta gigi rupanya hanya membuat kondisi luka bakar makin parah. Luka bakar bisa mengalami peradangan dan bahkan infeksi. Anda yang mengalami luka bakar terbuka juga bisa saja merasakan perih beberapa saat setelah mengoles pasta gigi.

via tribunstyle.com

Cara mengatasi luka bakar adalah dengan menenangkan diri terlebih dahulu. Setelah itu, berdiamlah di ruangan bersuhu dingin sekitar 15 hingga 20 menit. Jika sudah, gunakan air dingin atau air es untuk mengompres luka.

Usai mengompres, periksalah kondisi luka bakar. Jika tak terdapat lecet, tutuplah luka dengan perban atau kasa steril. Namun, jika terdapat luka, kunjungi dokter untuk mendapat pertolongan lanjutan.

Cara yang dijelaskan di atas adalah cara untuk mengatasi luka bakar ringan. Jika Anda mengalami luka bakar yang parah, langsung kunjungi dokter tanpa perlu melakukan langkah-langkah di atas. Cirinya, luka bakar langsung terlihat melepuh. Dalam kondisi yang lebih parah, kulit mungkin tak merasakan panas ataupun perih dan jika diperhatikan kulit berubah warna menjadi putih karena jaringan yang telah rusak.

Selain menghindari mengoleskan minyak, bedak, atau pasta gigi sebagai pertolongan pertama, Anda juga harus menghindari pengobatan tradisional yang belum teruji klinis. Pasalnya, luka bakar sangat rentan peradangan dan infeksi jika ditangani secara sembarangan.