Bukan Cuma Mozarella, Keju Jenis ini Ternyata Masuk Kategori Keju Tersehat di Dunia

via health.com

Serumpi.com – Keju menjadi salah satu makanan yang banyak digemari oleh semua kalangan. Memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, keju kerap dipilih sebagai toping berbagai menu makanan. Tak heran, kalau makanan berbahan dasar susu tersebut mudah ditemukan di berbagai toko.

Loading...

Salah satu jenis keju yang selama ini banyak dipilih masyarakat adalah keju mozarella. Selain dijual dalam berbagai bentuk dan varian, keju mozarella juga dianggap cocok terutama bagi lidah masyarakat Indonesia. Kendati keju mozarella menempati urutan teratas keju yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat, namun perlu diketahui jika sebenarnya ada keju jenis lain yang tak kalah terkenal dan memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Baca Juga: Dinilai Sehat dan Kerap Dijadikan Makanan Pengganti Nasi, Ahli Ungkap Fakta Mengejutkan Tentang Singkong

Melansir dari health.com, beberapa penelitian menunjukkan bahwa keju dan produk susu secara umum dapat mencegah gigi berlubang. Dari berbagai macam jenis keju, ada beberapa yang memiliki nutrisi paling sehat jika dikonsumsi.

via detikfood.com

Salah satu keju yang memiliki kandungan gizi cukup tinggi adalah keju Swiss. Sebagai keju semi-keras yang terbuat dari susu sapi, keju Swiss adalah pilihan yang baik untuk mencari keju yang rendah lemak dan nartrium.

Namun, sebelum membeli keju Swiss, pastikan dahulu kandungan natriumnya menunjukkan angka 140mg natrium di kemasannya. Keju ini mengandung vitamin B12 yang lebih tinggi dan 20% nilai harian kalsium, yang sangat penting untuk fungsi sel, otot, dan saraf secara keseluruhan.

via health.com

Tak hanya itu, ada satu lagi keju yang tak kalah mengandung gizi tinggi yaitu keju permesan. Keju permesan mengandung banyak nutrisi terutama kalsium dan fosfor, keduanya penting untuk kesehatan tulang.

Selain itu, keju yang lebih keras seperti parmesan cenderung lebih rendah lemak dan lebih tinggi protein (sekitar 9 gram per sajian). Penuaan parmesan juga secara signifikan mengurangi kandungan laktosa keju menjadikannya pilihan yang baik bagi mereka yang menderita gejala gastroenteritis terkait laktosa.