Bukan Langsung Dibuang, Begini Cara Khusus Menghancurkan Obat Kedaluarsa

via health.com

Serumpi.com – Setiap makanan yang bisa dikonsumsi biasanya memiliki waktu kedaluarsa. Tak heran, kalau sebelum mengonsumsi makanan disarankan untuk mengecek tanggal kedaluarsa. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya keracunan. Selain itu, makanan kedaluarsa ternyata juga bisa merusak fungsi organ penting yang ada di dalam tubuh.

Loading...

Bukan hanya makanan, obat-obatan pun ternyata juga memiliki tanggal kedaluarsa. Selain berbahaya, obat yang sudah kedaluarsa juga disarankan untuk segera dihancurkan. Sayangnya, sejauh ini masih banyak orang yang salah menyikapi perihal obat kedaluarsa. Pasalnya, tak sedikit yang membuang begitu saja obat kedaluarsa. Padahal, ada cara khusus yang disarankan untuk menghancurkan obat kedaluarsa tersebut.

Baca Juga: Sering Dipilih Jadi Santapan Makan Malam, Makanan ini Ternyata Berbahaya Bagi Tubuh

Melansir dari health.com, obat kedaluarsa harus segera diamankan dengan cara yang benar. Alih-alih tidak layak dikonsumsi, ternyata membuang obat kedaluarsa bukanlah hal yang dibenarkan. Bukan tanpa alasan, membuang obat kedaluarsa bisa dimungkinkan adanya penyalahgunaan obat tersebut.

Menurut keterangan Dettie Yuliati, M.Si, Apt, Wakil Sekretaris Ikatan Apoteker Indonesia, obat harus dikeluarkan dari kemasannya sebelum dibuang.

via doktersehat.com

“Cara membuang obat sisa pertama kita buka dari kemasan atau wadahnya dulu. Tutupnya juga harus dibuang terpisah, karena kalau masih utuh wadahnya bisa disalah gunakan,” ungkap Dettie Yuliati, M.Si, Apt.

Lebih lanjut, untuk obat jenis cair, bisa dibuang ke saluran air kemudian buang wadah dan tutup di tempat berbeda. Ini dilakukan agar wadah obat tidak dipakai lagi oleh orang lain. Berbeda dengan obat jenis tablet, sebelum dibuang obat jenis ini dianjurkan untuk ditumbuk halus kemudian dikubur ke tanah.

Cara lain yang bisa digunakan untuk menghancurkan atau membuang obat tablet adalah dengan melarutkannya. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar obat kedaluarsa tersebut tidak disalahgunakan oleh oranglain.