Hanya Berfungsi Separuh, Ini 5 Fakta Penyakit Paru-paru yang Diderita Bopak Castello

via grid.id

Serumpi.com – Tentu tak asing bukan dengan komedian Bopak Castello? Pria yang baru saja mendapatkan hasil tes DNA atas putrinya dengan istri pertama tersebut kembali membuat publik terkejut. Bila pada akhirnya sang anak dari mantan istri pertama terbukti anak biologisnya, Bopak kini ungkap tengah menderita sakit.

Loading...

Rupanya sang komedian ini mengidap sakit paru-paru. Mengalami gangguan paru-paru ini sudah diderita lama. Berikut ini sejumlah fakta terkait kisah penyakit Tuberkulosis yang diderita Bopak merangkum dari cumicumi.com.

Baca juga : Hidup Terjamin dan Bergelimang Harta, Inilah 3 Artis Beruntung Dinikahi Crazy Rich Surabaya

1. Paru-paru Berfungsi Separuh

via kumparan.com

Menurut pengakuan Bopak, paru sebelah kanannya yang masih berfungsi dengan baik, sementara yang kiri sudah tidak berfungsi. Bahkan berat badannya turun drastis saat mendapatkan vonis penyakit paru-paru.

2. Sering Sesak

via wowkeren.com

Ayah dari satu anak ini juga menyebutkan kondisi tubuhnya tak sebaik dulu. Sekarang dirinya lebih cepat ngos-ngosan jika terlalu banyak gerak. Bahkan ia pun mulai membatasi jam kerjanya di lokasi syuting. Pasalnya pelawak ini bisa tiba-tiba merasakan sesak.

3. Pola Hidup Buruk Penyebabnya

via cumicumi.com

Pria berusia kepala empat ini mengakui penyakit yang didapatnya saat ini akibat pola hidup tak sehat. Dirinya mengaku dulu saat muda hidupnya sembarangan lantaran masih berjuang hidup. Bahkan pernah besar di jalan nomaden,

4. Ada Pantangan Khusus

via grid.id

Bopak sendiri diketahui dulunya perokok berat, namun sekarang tak demikian. Saat mendapatkan vonis penyakit paru yang tak berfungsi sebelah, dirinya disarankan dokter untuk hati-hati. Bopak harus menghindari orang yang merokok dan tak boleh kecapekan. Bahkan ia sudah minum obat jalan rutin selama 1,5 tahun belakangan.

5. Bopak Merasa Dosa pada Orang Tua

via idntimes.com

Atas kehidupannya yang dulu belum mapan, Bopak pernah menyalahkan orang tua lantaran dianggap menelantarkan. Namun pada akhirnya dirinya mulai sadar usai dewasa. Sampai akhirnya ia dipertemukan orang tua kembali hanya 4 bulan sebelum akhirnya meninggal dunia.