Kerap Dikira Sehat, Makan Buah ini Dimalam Hari Ternyata Bisa Bikin Badan Gemuk

via health.com

Serumpi.com – Buah menjadi salah satu makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Memiliki kandungan vitamin dan mineral, buah berperan penting dalam menjadi kesehatan serta membantu pertumbuhan beberapa organ tubuh. Tak heran kalau para pakar kesehatan menyarankan buah untuk selalu ada pada setiap menu makan sehat.

Kendati mengonsumsi buah sangat dianjurkan lantaran memiliki manfaat menyehatkan tubuh, namun nyatanya ada beberapa hal yang perlu diketahui, salah satunya adalah waktu paling tepat untuk mengonsumsi buah. Pasalnya, beberapa buah justru tidak boleh dikonsumsi pada malam hari lantaran bisa menyebabkan kegemukan.

Baca Juga:Berhenti Simpan Makanan di Kulkas dengan Kantong Plastik, Cek Bahayanya!

Seperti yang dilansir dari health.com, Head of Healthy Team di Sesa Experience Center, pusat bahan alami dan organik, Kartika Prasasti Ramadia menjelaskan, buah memang terasa enak karena memiliki kadar gula yang tinggi. Kendati demikian, banyak mengonsumsi buah di malam hari juga berpotensi mengganggu metabolisme tubuh.

via lifestyle.com

Gula kan untuk energy booster. Kalau pagi dan siang ada aktivitas untuk bakar gulanya. Ketika malam, kita tidur dan gula tidak dibakar. Jadi bisa gendut juga.” jelasnya.

Usut punya usut, beberapa buah yang memiliki kandungan gula tinggi diantaranya adalah mangga, pisang, duku, leci, dan lainnya. Sederet buah ini dinilai memiliki kadar gula tinggi namun banyak digemari. Tak heran, kalau para pakar kesehatan memberikan beberapa peraturan khusus terutama bagi mereka yang gemar menyantap buah tersebut pada malam hari.

Demi menjadi bertambahnya berat badan, pasalnya buah tetap boleh dikonsumsi pada waktu pagi atau siang untuk mendukung aktivitas. Salah satu jenis buah yang paling baik dan rendah gula adalah berries. Semakin gelap warna berries, semakin tinggi kandungan antioksidannya. Konsumsi buah yang dikombinasikan dengan sayur untuk dijadikan jus juga bisa menjadi opsi sehat lainnya.