Baru Dua Tahun Menjabat Dirut TVRI, Raja Kuis Helmy Yahya Mendadak Dicopot dari Jabatan

via cnnindonesia.com

Serumpi.com – Masih jelas teringat dalam benak para pemirsa tanah air siapa sosok Helmy Yahya. Pria yang sering didapuk sebagai presenter acara TV hingga memandu kuis ini kerap menghiasi layar kaca. Namun seiring berjalannya waktu dirinya sudah vakum dan duduk di belakang layar. Helmy Yahya menjabat sebagai Direktur Utama Televisi Republik Indonesia (TVRI).

Sampai saat ini, Helmy Yahya masih berada dalam masa jabatannya sebagai dirut TVRI. Namun hal ini tiba-tiba saja terhenti ketika muncul Surat Keputusan (SK) Dewan Pengawas TVRI yang menonaktifkan dirinya secara tertulis.

Baca juga : Pernah Batal Nikahi Anak Konglomerat, Denny Sumargo Sudah Miliki Calon Lagi dan Segera Menikah

Pada SK Dewan Pengawas Nomor 3 Tahun 2019, tertanggal 4 Desember tersebut tertulis nama Helmy Yahya selaku direktur utama TVRI dinonaktifkan sementara waktu. Namun dirinya dinyatakan tetap mendapatkan penghasilan selaku dirut meski dalam masa penonaktifan tersebut.

“Memutuskan, menonaktifkan sementara Sdr. Helmy Yahya sebagai direktur utama lembaga penyiaran TVRI. Selama nonaktif sementara sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Televisi Republik Indonesia, yang bersangkutan tetap mendapatkan penghasilan sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Televisi Republik Indonesia,” demikian bunyi SK Dewan Pengawas TVRI yang beredar di media sosial.

via kontan.co.id

Mengenai kisruh di tubuh lembaga penyiaran TVRI sendiri, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate juga belum mengetahuinya secara pasti saat ditanya langsung melalui sambungan telepon, 5 Desember 2019. Menkominfo sendiri juga siap menjembatani kisruh tersebut.

“Saya baru selesai rapat, saya belum tahu apa masalahnya. Saya dengan senang hati menjembatani, karena keributan para pimpinan itu akan berdampak pada karyawan. Sebab rakyat menuntut kualitas layanan maupun konten TVRI sebagai lembaga penyiaran publik,” ujarnya.

Dewan pengawas TVRI pun sudah menunjuk nama Supriyono selaku Plt yang juga sudah tertulis pada SK. Adapun Dewan Pengawas TVRI tersebut terdiri dari Made Ayu Dwie Mahenny, Arief Hidayat Thamrin, Maryuni Kabul Budiono, Pamungkas Trishadiatmoko, dan Supra Wimbarti.

Sementara Helmy Yahya sendiri memberi surat balasan terhadap SK Dewan Pengawas TVRI tersebut. Dirinya mengaku masih sah sebagai dirut TVRI dan akan tetap menjalankan tugas-tugasnya selaku dirut. Pasalnya penonaktifan tersebut dinilai cacat hukum lantaran tidak disebutkan apa kesalahan yang dilakukannya hingga merugikan lembaga atau terkait tindak pidana.

Ungkapan tersebut tertuang pada surat Helmy Yahya Nomor 1582/1.1/TVRI/2019.

“Bahwa saya akan tetap menjalankan tugas sebagai Direktur Utama TVRI,” tulisnya.

Helmy Yahya sendiri diangkat sebagai Direktur Utama TVRI untuk periode 2017 hingga 2022. Saat ini dirinya baru dua tahun menjalankan tugasnya.