Dulu Kaku dan Tak Fashionable, Seperti Ini Kabar Terbaru 4 Perempuan Pembawa Berita yang Legendaris

via brilio.net

Serumpi.com – Tak hanya seleb saja yang memiliki banyak penggemar. Deretan presenter pembawa berita juga memiliki banyak fans. Jika dizaman sekarang, penampilan para pembawa acara mirip dengan selebriti maka dizaman dulu merek masih terlihat kaku bahkan kurang fashionable.

Pasalnya, dari masa ke masa, kecanggihan bukan hanya merambah teknologi, tapi jenis makeup hingga rancangan busana. Ditangan para ahli penata rias dan fashion designer, penmapilan para pembawa berita zaman dulu ini lebih menarik dan anggun banget.

Tak kaku dengan menggunakan pakai jas rapi, kini gaya busana mereka lebih modish. Tak ayal membuat masyarakat lebih betah melihat berita. Kendati demikian, kepintaran dan intonasi masih menjadi modal utama. Melansir dari brilio.net, berikut ini deretan potret sekarang vs zaman dulu para presenter wanita di tanah air.

1. Ira Koesno.

via brilio.net

Ira Koesno dikenal sebagai salah satu pembawa berita andal di Liputan 6 sekitar 1996. Sampai saat ini Ira Kusno masih aktif membawakan acara talk show di salah satu stasiun swasta.

2. Rosiana Silalahi.

via brilio.net

Wanita yang akrab disapa Rosi ini sudah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 1998 di SCTV. Karier perempuan kelahiran Pangkal Pinang ini masih terjaga dengan baik hingga saat ini. Ia pernah mewawancarai Presiden Amerika Serikat George Bush di Gedung Putih, Washington DC.

3. Najwa Shihab.

via brilio.net

Najwa Shihab masuk ke dunia pertelevisian pada 2000 silam. Namanya melejit sejak membawakan acara Mata Najwa. Sampai saat ini Najwa Shihab masih terus aktif berkarir. Namun, ibu satu orang anak ini lebih banyak sebagai pembawa acara talk show di salah satu televisi swasta.

4. Desi Anwar.

via brilio.net

Sosok Desi Anwar tentu sudah tidak asing lagi di telinga penikmat berita. Desi Anwar sering tampil dalam acara Seputar Indonesia, Nuansa Pagi, Bulleting Siang dan Bulletin Malam. Kini tak lagi sibuk di dunia jurnalistik, Desi Anwar lebih tertarik menjadi traveler