Dijuluki Bibir Iblis, Tren Kecantikan Ini Diklaim Paling Berbahaya di Tahun 2019

via myedisi.com

Serumpi.com – Semua wanita di dunia ini secara umum menginginkan penampilan yang cantik dan sempurna. Tak mengherankan  jika kaum hawa terus lakukan  berbagai cara agar penampilannya semakin memukau. Selain itu, dunia kecantikan juga terus mengalami perkembangan. Sehingga tidak sulit untuk membuat orang terlihat cantik.

Ada tren kecantikan yang terbilang sudah sangat umum dilakukan yaitu filler bibir. Fillr bibir adalah salah satu cara untuk mengubah kontur pada bibir. Para ahli kecantikan yang sudah memiliki lisensi melakukan filler bibir dengan cara menyuntikan gel khusus yaitu hyaluronic acid ke bibir para costumer mereka. Hal ini dimaksud agar bibir nampak lebih bagus.

via indozone.id

Banyak sekali wanita yang memilih lakukan metode ini, dengan cara tersebut mereka berharap mendapatkan bibir yang indah. Sebenarnya pembentukan bibir ini dinilai aman bahkan diklaim tidak membahayakan. Tapi yang digaris bawahi adalah, harus dilakukan dengan prosedur yang benar.

via indozone.id

Melansir dari indozone.id, akhir-akhir ini marak aksi filler bibir yang tergolong membahayakan. Filler membahayakan ini dijuluki bibir iblis atau bibir gurita. Tren filler bibir yang berasal dari Rusia tersebut rmengharuskan para wanita untuk lakukan filler pada bagian bibir. Filler yang dilakukan tak hanya sekali namun berulang-ulang kali ini. Hasilnya, akan menciptakan bibir yang bergelombang terinspirasi dari iblis.

via indozone.id

Karena dinilai aneh dan membahayakan, warganet memberikan reaksi negatif pada tren bibir iblis ini. Mereka menyebut pembentukan dengan cara seperti itu bisa sangat membahayakan. Karena dilakukan dengan cara penyuntikan filler ke bibir luar untuk membuat gelombang.

via indozone.id

Apabila tidak tepat, filler yang disuntikkan ke bibir bisa pembuluh darah mengalami penyumbatan hingga kematian jaringan. Tren kecantikan  teraneh dan banyak yang bilang paling berbahaya di tahun 2019 ini, diduga dibuat oleh seorang ahli bedah plastik Rusia, Emelian Braude