4 Kejanggalan Karen Soal Kematian Anaknya, Nama Marshanda Terseret Kasus Kematian

via tribunnews.com

Serumpi.com – Kematian anak salah seorang finalis Indoneian Idol, Karen Pooroe hingga saat ini masih menjadi pembicaraan hangat. Anak Karen, Zefania Carina dikabarkan jatuh dari lantai 6 apartemen saat bermain hujan pada Jumat (8/2/2020). Jenazah Zefania baru dimakamkan kemarin (9/2/2020) setelah sempat dimandikan di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Melalui kuasa hukumnya, Karen mengungkap jika ia merasa ada yang janggal dengan kematian putrinya. Karena itu, ia akan membawa kasus ini ke meja pengadilan. Lantas, apa saja kejanggalan yang dimaksud?

1. Keamanan Apartemen Dipertanyakan

via pikiran-rakyat.com

Keamana apartemen tempat kejadian kini dipertanyakan. Pasalnya, Zefania baru berumur 6 tahun sehingga kecil kemungkinan jika ia terpeleset lalu terjatuh jika tak menaiki sesuatu, misalnya kursi. Namun, untuk memastikan, perlu diadakan olah TKP dan melihat kondisi pagar pengaman balkon.

Baca Juga : Anak Meninggal Tragis di Usia 6 Tahun, Pengasuh Ungkap Suami Karen Pooroe Pernah Masuk RSJ

2. Diduga ada Unsur Kelalaian

via kapanlagi.com

Karen menduga jika ada unsur kelalaian dalam kasus kematian anaknya. Hal ini dikarenakan kejadian terjadi pada malam hari ketika hujan. “Anak seumur itu bisa loncat. Posisinya malam dan hujan. “Artinya, ada pembiaran di sini dan kelalaian,” ucap Acong Latief, kuasa hukum Kareen Pooroe seperti yang dilansir dari cumicumi.com.

3. Apartemen Milik Marshanda

via linetoday

Sebelumnya dikabarkan jika Zafania tewas di apartemen milik ayahnya, Arya. Namun, Karen menyebut jika kejadian pilu tersebut terjadi di aprtemen milik Marshanda. Karena alasan inilah, nama Marshanda juga ikut terseret.

4. Karen Mengetahui Anaknya Meninggal dari Orang Lain

via kompas.com

Karen mengaku jika ia mengetahui kejadian yang menimpa anaknya dari aparat, entah aparat kepolisian atau satpam apartemen. Pihak Karen juga belum menghubungi Arya yang selama ini mengasuh Zefania untuk meminta keterangan terkait kejadian karena masih fokus dengan urusan pemakaman. “Enggak, dari kemarin keluarga hanya konsen ke anak Karen, terhadap pemakaman. Dia kan ayahnya, kalau punya hati nurani, datang dong. selama ini terjawab sudah. Apa yang disampaikan Arya, terjawab. Karen begini, begitu, apa yang dikhawatirkan dari Karen ini, seperti apa, teman-teman bisa melihat. Ibu mana yang rela,” tandas Acong.