Corona Masih Menyerang, Kini Muncul Penyakit Misterius Baru yang Disebut Lebih Mematikan

via merdeka.com

Serumpi.com – Kasus virus corona hingga saat ini masih menjadi perhatian dunia. Virus corona menjadi salah satu virus yang ditakuti karena mudah menular dan menyebabkan kematian. Bahkan, saat ini sudah adalebih dari 43000 kasus corona dengan angka kematian lebih dari 1000 jiwa.

Meski sudah banyak korban yang berjatuhan akibat corona, jumlah penderita corona yang berhasil sembuh juga tidak sedikit. Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 4000 orang berhasil sembuh dari corona. Hal ini membuktikan jika penyakit corona masih bisa disembuhkan meskipun hingga saat ini belum ditemukan vaksin pencegahan corona.

via tribunnews.com

Belum selesai masalah virus corona yang meresahkan, kini muncul lahi penyakit baru yang misterius. Penyakit tersebut muncul di Afrika Barat dan disebut-sebut sebagai penyakit yang lebih berbahaya dibandingkan corona karena bisa merenggut nyawa dalam waktu yang lebih cepat.

Baca Juga : Terisolasi, Begini Potret Terbaru Kondisi Kota Wuhan yang Lebih Mirip Seperti Kota Mati

Melansir dari World of Buzz, penyakit yang masih belum diketahui asal usulnya tersebut muncul di Nigeria. Hingga saat ini, sudah ada 15 orang meninggal akibat penyakit tersebut dan 100 orang lainnya diduga  terinfeksi penyakit yang sama.

Kendati hingga saat ini penyakit tersebut belum teridentifikasi, penyakit ini sudah cukup meresahan. Pasalnya penyakit misterius ini dapat menyebabkan kematian hanya dalam waktu 48 jam. Sedangkan virus corona baru bisa menimbulkan gejala setelah 14 hari inkubasi.

Saat ini, Pusat Pengendalian Penyakit Nigeria (NCDC) sudah mengetahui adanya penyakit misterius di wilayahnya. Operasi tanggap darurat juga sudah dilakukan agar penyakit tak berkembang menjadi wabah dan bisa segera diatasi. Namun, hingga sata ini identifikasi terhadap penyakit tersebut memang belum berhasil dilakukan. Hanya saja, kuat dugaan jika penyebab penyakit misterius ini adalah bahan kimia yang digunakan untuk menangkap ikan.