Bisa Berpotensi Tersangka Sebagai Pemilik Narkoba, Vanessa Angel Mengaku Mendapatkannya dari Sosok Ini

via tribunnews.com

Serumpi.com – Kasus narkoba yang menjerat Vanessa Angel dengan suaminya terus dilakukan pemeriksaan lanjutan. Wanita yang tahun 2019 sempat juga mendekam di penjara lantaran kasus pelanggaran UU ITE ini kembali harus berurusan dengan pihak berwajib namun dengan permasalahan lain.

Vanessa Angel bersama suami dan asistennya diamankan kepolisian pada Senin malam (16/3/2020) di rumah kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Dalam penangkapan tersebut disita barang bukti berupa pil psikotropika jenis Xanax sebanyak 20 butir.

Barang bukti tersebut diketahui milik Vanessa Angel. Lima butir ditemukan di dalam tasnya, sementara 15 butir lain ada di laci meja televisi. Akan tetapi, saat dilakukan pemeriksaan tes urine, justru Vanessa sebagai pemilik hasilnya negatif.

via okezone.com

Sementara Febri Ardiansyah dinyatakan positif menggunakan. Vanessa, Febri Ardiansyah, asisten berinisial CL pun telah dipulangkan. Menurut pemaparan pihak kepolisian ketiganya dipulangkan. Pasalnya, suami Vanessa yang dinyatakan postif hanya sebagai pemakai, seperti ujar Kombes Pol Audie S Latuheru, selaku Kapolres Jakarta Barat.

“Kenapa Bibi kita tidak tahan? Karena dia hanya pengguna. Psikotropika xanax masuk ke golongan empat, Selain itu barang tersebut punya VA. Jadi kami tegaskan, Bibi hanya pengguna. Terkait Va kami pulangkan, tidak ada alasan untuk kami menahan dia. Karena hasil urinenya pun negatif,” ujar Audie, dikutip dari kompas.com.

Bahkan Vanessa Angel sebagai pemilik narkoba golongan IV tersebut berpotensi sebagai tersangka. Bahkan Vanessa Angel juga menjalani tes darah dan rambut untuk proses lanjutan pemeriksaan.

Menurut pengakuan Vanessa Angel, dirinya mendapatkan barang haram tersebut sebagian dari resep dokter dan sebagian lagi dari mantan pengacaranya saat menghadapi kasus pelanggaran UU ITE di Surabaya. Namun pihak kepolisian tidak menyebut inisial pengacara yang dimaksu.

“Menurut pengakuan VA, ia dapat xanax dari pengacara yang pernah menangani kasusnya (prostitusi) sewaktu di Surabaya,” kata Audie.

Polisi pun telah melakukan pemanggilan kepada pengacara yang disebutkan Vanessa sebagai pemberi narkoba padanya untuk menjalani pemeriksaan. Diketahui pengacara yang dimaksud Vanessa tersebut tidak tinggal di Jakarta.