Bikin Heboh, Ningsih Tinampi Mengaku Bisa Makan Virus Corona, Rasa Virus Disebut Apek dan Bikin Mual!

via tribunnews.com

Serumpi.com – Kabar menghebohkan datang dari dunia hiburan tanah air. Bagaimana tidak, salah seorang publik figure mengaku jika dirinya bisa memakan virus corona. Padahal, seperti yang diketahui, virus ini kini menjadi ancaman dan sudah ditetapkan menjadi pandemi.

Adalah Ningsih Tinampi, perempuan yang selama ini dikenal sebagai ahli pengobatan alternatif. Ia mengaku bisa memakan virus corona dan mengatakan jika rasa virus apek dan membuat mual. Tak berhenti di situ, Ningsih juga membuka pengobatan masal untuk corona.

Baca Juga : Dulu Viral Gara-Gara Jadi Tukang Parkir, Begini Kabar Adik Olga Syahputra Sekarang

Melihat pengakuan Ningsih Tinampi, peresenter Robby Purba mengungkapkan kekecewaannya. Melalui akun Instagram, Robby menuliskan rasa kekecewaan dan memberikan kritikannya. “Kepada Ibu, perintahkanlah udara segara penuh oksigen yang baik agar pemikiran ibu tidak membuat gaduh masyarakat. Terima kasih. Salam damai. Indonesia BISA!” tulis Robby.

via selebtrend.info

Bukan hanya itu saja, Robby juga mengingatkan Bu Ningsih agar lebih berhati-hati dalam membuat pernyataan. Cukuplah sekali ia khilaf dan menyebut dirinya bisa memerintahkan Nabi. Robby berharap jika pandemi corona tidak dijadikannya sebagai panggung.

Pria kelahiran 25 Juli 1986 ini juga mengungkap jika kritikannya bukanlah hate space. Ia juga sama sekali tak berniat menutup rezeki Ningsih Tinampi. “Ini bukan hate speech, ya Ibu. Terima kasih. Oh iya, satu lagi…in saya Allah – aku tuh tidak ada niat sama sekali utk ‘menutup tudung nasi’ beliau, pengobatan beliau sudah lama ada – dan aku tidak pernah berkomentar apapun,” papar Robby Purba.

Robby menerangan jika dirinya tak menghalangi orang yang mempercai Ningsih. Namun, ia menghimbau agar orang yang tidak percaya agar mencari pertolongan medis saja (khusus untuk kasus corona).

Kekhawatiran dan kekecewaan Robby ini sebenarnya sangat mendasar. Hal tersebut karena pasien corona tidak bisa mendapatkan pengobatan secara masal agar tidak menularkan virus pada orang yang sehat. Jadi, sebaiknya orang yang merasa dirinya terinfeksi corona mengikuti langkah sesuai anjuran pemerintah.