Buat Kamu yang Suka Belanja Online, Bisakah Virus Corona Menyebar Melalui Bungkus Paket?

via grid.id

Serumpi.com – Virus corona makin menyebar sehinga pemerintah makin menggalakkan sosial distancing, yaitu menjaga jarak dan lebih baik tinggal di rumah jika tak ada kepentingan di luar. Alhasil, banyak orang yang memilih membeli bahrang secara online karena takut tertular corona, mulai dari membeli produk fashion hingga kebutuhan sehari-hari. Namun, benarkah membeli barang via online 100% aman? Bisakah corona menular melalui bungus paket?

Melansir dari Business Insider, sangat kecil kemungkinan corona menyebar dari bungkus paket. Hal ini dikarenakan kondidi suhu yang cenderung panas saat pengiriman. Selain itu, virus hanya bisa bertahan hidup lama pada permukaan hidup.

Baca Juga : Ada yang Terkumpul 2 M, 5 Seleb Ini Galang Dana Untuk Bantu Petugas Medis Melawan COVID-19

Penelitian menunjukkan jika virus corona memang bisa bertahan pada permukaan permukaan plastik hingga 3 hari dan 24 jam pada permukaan kertas. Namun, hal ini tak serta merta Anda bisa terserang covid-19 ketika memegang bungkus paket karena masih ada kekebalan tubuh. Selain itu, kemungkinan besar virus yang ada pada pembungkus paket sudah melemah karena pengaruh suhu.

via dream.co.id

Meski demikian, tetap ada kemungkinan virus menyebar melalui bungkus paket, misalnya saja kurir yang terkena corona dan tak mencemari paket dengan doplet (bersin dan percikan batuk). Tak selang lama, paket kemudian diantarkan ke rumah Anda. Namun, perlu diingat jika kemungkinan ini sangat jarang terjadi mengingat hampir seluruh perusahaan menerapkan tes suhu badan dan memperhatikan kesehatan pekerjanya.

Jika Anda masih khawatir tertular corona dari bungkus paket, maka Anda bisa membersihkan paket dahulu sebelum membawanya masuk ke rumah dan membukanya. Semprotkan cairan yang mengandung alkohol pada paket, biarkan 5 menit, lalu bersihkan. Segera keluarkan isi paket, buang pembungkus, serta cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelahnya.