Corona Belum Reda, Kini Muncul Hantavirus di China, Apa itu?

via metrosaga.com

Serumpi.com – Covid-19 kini menjadi pandemi global yang meresahkankarena mengancam berbagai aspek, mulai dari kesehatan, pendidikan, dan bahkan hingga perekonomian dunia. Semua negara kini sednag belomba menemukan cara tepat dan cepat mengatasi pandemi ini. Namun, belum usai covid-19 ditangani, kini muncul lagi jenis virus yang selama ini asing di telinga, yaitu hantavirus. Apa itu?

Hantavirus sebenarnya bukan virus baru. Virus ini pertama muncul sekitar tahun 1950-an pada perang Amerika-Korea di Korea, tepatnya sungai Hantan. Oleh karena itu, virus ini kemudian dinamai dengan Hantavirus, sesuai dengan tempat awal kemunculannya. Virus ini sebelumnya juga pernah menjadi wabah di Amerika sekitar tahun 1993.

Baca Juga : WNA di Bali Meninggal di Atas Motor, Dikira Jantung Ternyata Positif Corona

Orang yang terinfeksi hantavirus menunjukkan gejala yang mirip dengan covid-19, yaitu demam tinggi, mual, muntah, sakit kepala, dan sesak nafas. Parahnya, orang yang terinfeksi bisa mengalami kerusakan serius pada organ paru, ginjal, dan organ dalam alinnya sehingga tingkat kematian akibat hantavirus 10 kali lebih besar dibandingkan covid-19.

Kabar baiknya, hantavirus tidak menular antar manusia. Penularan virus ini hanya satu arah, yaitu hanya dari hewan pembawa ke manusia. Hewan pembawanya tak lain adalah tikus. Namun tak semua tikus, tapi hanya tikus yang terinfeksi hantavirus.

via kompas.com

Cara penyebaran hantavirus berasal dari kontaminasi urine atau kotoran tikus. Jadi, penyebarannya dapat diatasi dengan pola hidup bersih san sehat. Salah satunya yang paling penting adalah rajin cuci tangan.

Hantavirus sendiri ramai dibicarakan setelah seorang pria asal Provinsi Yunan meninggal dunia. Awalnya, ia dikira terjangkit Covid-19, namun hasil lab menunjukkan jika ia positif hantavirus. Sebagai tindak lanjut, 32 orang yang berada satu bus dengan korban meninggal hantavirus tersebut kini sedang menjalani pemeriksaan.