Kaesang Pamer 4 Foto Benda yang Digunakan Sehari-hari di Istana, Bikin Netizen Heboh

via solopos.com

Serumpi.com – Kehidupan pemimpin negeri ini memang selalu menjadi topik hangat yang kerap diperbincangkan. Begitu juga dengan para anggota keluarga yang tak luput dari perhatian publik. Salah satunya ialah putra dari Presiden Joko Widodo yang baru-baru ini mengunggah potret benda sehari-hari yang digunakan di istana.

Melalui unggahan tersebut, respons netizen pun bermacam-macam. Namun mayoritas mereka melontarkan komentar yang kocak dan mengocok perut. Melalui akun Twitter miliknya, Kaesang menegaskan jika barang-barang yang ada di Istana merupakan benda yang biasa digunakan oleh masyarakat pada umumnya.

Ia tampak memamerkan potret gayung berwarna pink yang ada di istana. Gayung tersebut tampak sederhana dan biasa digunakan oleh masyarakat. Melalui akun Twitter @kaesangp dirinya menyatakan jika barang-barang yang ada di istana tidak jauh beda dengan benda yang dipakai masyarakat. Ia pun turut membubuhkan caption pada potret gayung yang diunggahnya.

via brilio.net

Yang penasaran gayung di istana kayak apa”, tulisnya di foto gayung warna pink.

Selain gayung, Kaesang juga menunjukkan jika di istana tak semua botol bekas dibuang. Salah satunya seperti botol kaca selai yang sudah habis isinya dimanfaatkan menjadi tempat gula di istana. Sontak unggahan tersebut membuat netizen makin penasaran. Bahkan ada salah satu komentar netizen yang bertanya apakah botol aqua juga digunakan untuk menampung minyak.

via brilio.net

Minyak bekasnya ditaro botol aqua ya mas?“ tanya akun bernama @itsuchay.

Rasa penasaran netizen tersebut kemudian dijawab oleh Kaesang, di mana ia menunjukkan gambar sabun cuci piring yang ditaruh pada botol minuman bekas.

via brilio.net

Tak hanya itu, ada pula netizen yang bertanya perihal cara menyimpan gula di istana.

Sang di istana gulanya pake karet ga?tanya akun @i__can.

via brilio.net

Kaesang kembali menjawab dengan gambar yang menunjukkan gula yang masih berada di plastik kemasan lalu diikat menggunakan karet. Agaknya kehidupan di istana Negara tidak jauh beda dengan kehidupan masyarakat biasa ya?