Apakah Boleh Makan Tempe Setiap Hari ?

Serumpi.com Makanan khas asli Indonesia ini sudah dikenal diberbagai negara. Memang, kandungan dalam tempe sangat baik bagi tubuh. Apalagi bagi pelaku vegetarian, tempe mampu memberikan kandungan protein.

Kristin Kirkpatrick dari Cleveland Clinic Wellness Institute menjelaskan, didalam tempe terkandung 16 gram protein, 8 persen rekomendasi kalsium dan juga besi.

Direktur dari Yale University Prevention Research Center, David Katz, MD, bahkan mengatakan, tempe bisa menjadi makanan subtitusi (makanan pengganti) bagi orang yang harus mengurangi konsumsi daging karena beberapa hal yang menyangkut kondisi kesehatan.

“Tempe merupakan sumber protein nabati karena memiliki nilai gizi keseluruhan. Tempe menawarkan semua manfaat kesehatan dari kedelai. Uniknya, semua nutrisi tidak hilang meski makanan ini diproses,” penjelasan dari Cynthia Radnitz, PhD, profesor di Fairleigh Dickinson University di New Jersey, seperti dilansir Liputan6.com dari Time.

Dalam sebuah penelitian pada 2015 silam, oleh Robert Sorge, PhD, seorang asisten profesor di departemen psikologi di University of Alabama di Birmingham, Sorge dan timnya menilai makanan tertentu bisa mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh, hal ini dapat memacu peradangan didalam tubuh. Tetapi makanan lain memiliki efek anti-peradangan pada sel-sel.

Hasil yang ditemukan pada tempe. Tempe merupakan produk kedelai dengan jumlah isoflavon tinggi. Kandungan tersebut dikenal memiliki efek anti-inflamasi. Bahkan tempe merupakan makanan anti-tumor dan sangat baik dikonsumsi meskipun dalam jumlah yang banyak.

Fermentasi dari kedelai ini membuatnya istimewa, kata Sorge.  Menurut tesis mempelajari tempe, makanan ini memberikan 2,5 kali zat besi dibandingkan makanan fermentasi lainnya.

Sayangnya, sebuah penelitian di Malaysia menemukan tempe memiliki setengah isoflavon bila sudah melalui proses penggorengan. Begitu juga dengan hasil temuan Frederic Leroy dari Kelompok Penelitian Mikrobiologi Industri dan Bioteknologi Makanan di Belgia. Ulasannya pada 2014 silam, ia menyimpulkan  tidak ada bukti cukup untuk mengklaim bahwa tempe bermanfaat bila dikonsumsi setiap hari. Tapi untuk saat ini, “ tidak masalah untuk mengonsumsinya beberapa kali dalam seminggu,” kata Frederic.