Mencengangkan, Ternyata Begadang Pun Baik Bagi Kesehatan

Serumpi.com – Berseberangan dengan beragam hasil penelitian sebelumnya, beberapa studi terbaru mengungkapkan ternyata tidur larut malam justru bermanfaat baik bagi kesehatan.

Para peneliti dari University of Madrid meriset hampir 1.000 orang remaja. Hasilnya menyimpulkan orang yang suka terjaga hingga larut malam lalu bangun siang memiliki beberapa kualitas yang lebih unggul dibanding remaja yang tidur lebih awal. Keunggulan tersebut terutama ditemukan dalam aspek kecerdasan, penalaran, pemikiran konseptual dan analitis.

Orang yang sering bangun pagi memiliki nilai yang lebih tinggi di sekolah. Namun dalam kesuksesan karir, peneliti menemukan orang yang bangun siang justru lebih unggul. Periset menduga bahwa kecenderungan ini disebabkan oleh tindakan yang dilakukan setelah matahari terbenam cenderung menarik orang dengan rasa ingin tahu yang lebih besar.

“Orang yang bangun siang cenderung menjadi orang yang lebih kreatif, ekstrovert, penyair, seniman dan penemu. Sedangkan yang bangun pagi lebih banyak berpikir deduktif seperti yang sering dilakukan pegawai negeri dan akuntan,” ungkap Jim Horne, profesor psikofisiologi di Loughborough University seperti dilansir Medical Daily (detikhealth.com).

Sebagai perbandingan kedua tipe orang ini, Horne menandaskan ada 2 perbedaan yang mencolok. Orang yang tidur lebih larut malam dan bangun siang cenderung lebih sosial serta berorientasi pada manusia. Sedangkan orang yang bangun pagi cenderung lebih mengutamakan berpikir logis.

Tak hanya itu, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Emotion ini juga menunjukkan bahwa orang yang bangun pagi cenderung lebih bahagia. Diduga penyebabnya dikarenakan jam biologis orang yang bangun pagi pada umumnya cenderung lebih sesuai dengan masyarakat.

Riset sebelumnya yang dilakukan Angkatan Udara AS juga menunjukkan bahwa orang yang bangun siang lebih unggul dalam ‘berpikir lateral’. Riset lain dari University of Southampton juga menemukan bahwa orang yang bangun siang rata-rata memiliki penghasilan yang lebih besar.

Dalam buku Berpikir Lateral oleh Edward de Bono, berpikir lateral adalah cara berpikir yang berupaya mencari solusi untuk masalah terselesaikan melalui metode yang tidak umum, atau sebuah cara yang biasanya akan diabaikan oleh pemikiran logis. Edward De Bono membedakan pola penalaran ini dari berpikir vertikal. Berpikir vertikal merupakan cara nalar di mana menemukan jalan keluar diupayakan melalui cara-cara yang lazim, umum, lumrah, konvensional dan rasional/ logis.

Untuk lebih spesifiknya, berikut daftar manfaat tidur larut malam berdasarkan beragam hasil studi seperti dirangkum dalam dw.com (02/12/2016).

Mempunyai Kecerdasan Tinggi

Berdasarkan penelitian pakar evolusi Satoshi Kanazawa, anak-anak yang cerdas akan berkembang menjadi orang dewasa yang bekerja hingga malam hari dan tidurnya pun lebih larut. Studi ini diperkuat oleh hasil simpulan studi Universitas Madrid, mahasiswa yang belajar hingga larut malam dapat nilai lebih tinggi daripada mahasiswa yang dikategorikan sebagai morning people, dalam tes IQ.

Lebih Berenergi

Periset di Universitas Alberta menguji kekuatan kaki sembilan orang morning people, dan sembilan orang yang nocturnal (beraktivitas pada larut malam). Kekuatan orang yang bangun pagi konstan sepanjang hari, sedangkan energi mereka yang biasa tidur larut malam justru memuncak di malam hari.