Rudy Sutopo Dan Andy Soraya Dulu Satu Ranjang, Sekarang Benci Setengah Mati

Serumpi.com Andi soraya menebar sensasi lagi. Akibat postingan pedas yang diunggah diakun instagram miliknya, Andi Soraya kini tengah dibidik pewarta. Aya, panggilan akrab Andi Soraya, dalam postingannya membicarakan sang mantan suami, Rudy Sutopo.

Dengan jelas, dia mengaku bahwa tidak kuat hidup dengan Rudy Sutopo yang hidupnya penuh dengan kepalsuan.

“Ada pasangan artis yang suka pamer dan dibenci banget, tapi saya bukan nyindir mereka. Saya nyindir penipu yang lebih junior. Mantan teman hidup saya kemarin, yang baru saya ceraikan. Saya nggak kuat dengan dunia penuh kepalsuan dan mengada-ngada, jadi kalau ada yang sok kaya saya sindir,” kata Aya.

Awalnya berita ini tidak santer, namun merasa cukup lama menutupi hal ini, Aya pun akhirnya membongkar segala kelakuan Rudy Sutopo. Dia menilai Rudy Sutopo adalah penipu kelas kakap. Aya mengatakan jika Rudy menjanjikan sebuah rumah pasca perceraian mereka. Berikut perkataan Andy Soraya yang dilansir dari Cumicumi.com

“Saya cerai tak menuntut harta gono-gini, karena saya diboyong ke rumah dia yang didapat sebelum pernikahan. Kalau rumah saya nggak pernah menuntut, tapi dia sempat janjikan akan belikan rumah pasca cerai, bukan permintaan saya yah. Nyatanya pasca diceraikan, saya harus ngontrak rumah, bingung tinggal dimana, dia janji mau dibayarin tapi saya bayar sendiri,” ucap Andi Soraya.

Saya ke luar rumah hanya bawa koper saja yang berisi barang-barang saya, nggak ada uang sepeser pun yang dia berikan. Malah dia asyik sama cewek ini dan cewek itu. Uangnya justru dia buang-buang ke cewek-cewek. Saya mau dia banyak cewek bodo amat, saya malah bersyukur dia lepas dari saya,” jelas Andi Soraya.

“Sempat dia berikan hadiah-hadiah buat saya, semuanya saya terima, tapi sudah saya buang semua hadiah dia ke tempat sampah. Karena hadiah yang dibelikan semua palsu, mulai dari jam tangan dan tas semuanya palsu, dia belinya di Pasar Uler. Jadi buat cewek-cewek dia yang baru, kalau minta hadiah langsung dibawa ke counter dan tunjuk barangnya langsung.”

Waktu nikah dia kan beri saya mahar seperangkat emas dan berlian secara tunai. Saya tahu mahar perhiasan yang dia berikan itu asli, tapi seminggu setelah kita menikah, tiba-tiba pihak toko mas nya datang ke rumah untuk menagih, ternyata belum dibayar. Akhirnya mahar nikah itu dikembalikan, saya nggak bisa apa-apa dan dia bilang sabar saja nanti dibelikan lagi.”

“Kalau dia punya niat untuk belikan saya macam-macam nggak apa-apa, kalaupun nggak kesampaian saya juga nggak maksa. Tapi jangan bilang kalau saya yang buat harta dia habis, saya yang menguras harta dia mulai dari rumah, mobil dan semuanya. Padahal kenyataannya nggak begitu, dia hanya sok pamer dan sok kaya. Saya banting tulang sendiri.”  Kata Aya