Nikita Mirzani Akhirnya Menjadi Tersangka Kasus Pengroyokan Asisten Jupe

via liputan6.com

Serumpi.comKasus antara asisten Julia Perez dengan Nikita Mirzani ternyata terus berguling. Kepolisian sudah mengeluarkan pernyataan terkait kasus  tersebut. Penyidik dari Polres Metro Jakarta Barat menjadwalkan pemeriksaan sebagai tersangka terhadap Nikita.

Kasat Reskrim Polres Metro, Jakarta selatan, AKBP Budi Hermanto menerangkan bahwa pihak kepolisian segera mungkin memanggil janda Sajad Ukra tersebut.

“Kemungkinan hari Senin tanggal 3 April. Waktunya (jamnya) belum tahu,” ucap Budi

Baca Juga : Adu Sindir Ahmad Dhani Dan Inul Makin Memanas, Begini Kronologinya

“Kalau tidak datang, kami akan lakukan panggilan kedua. Kalau masih tidak datang, kami lakukan penjemputan. Kami melakukan pemanggilan kemarin di hari Rabu, yang bersangkutan belum bisa menenuhi pemanggilan karena ada kegiatan,” imbuh Budi.

via wartakota.com

Dilansir dari Kompas.com, Budi menjelaskan bahwa hal ini sudah mengkonfirmasi kepada pengacara Nikita Mirzani.

“Sudah konfirmasi melalui pengacaranya tadi barusan dan akan dikonfirmasikan untuk pemeriksaan dilaksanakan pada minggu akan datang,” katanya.

Sebelumnya, asisten Jupe Lucky melaporkan Nikita pada Oktober 2016 lalu. Lucky melaporkan Niki terkait dengan tuduhan tindak kekerasan yang terjadi padanya. Kepolisian menetapkan Niki menjadi tersangka karena keterangan saksi yang dikumpulkan kepolisian.

“Ada beberapa keterangan saksi yang mendukung kejadian tersebut. Makanya kami terapkan pasal 170 secara bersama-sama melakukan kekerasan,” jelas Budi.

Penetapan tersebut juga berdasarkan aturan hukum didalam Pasal 184 KUHAP. Pasal tersebut menjabarkan bahwa seseorang bisa ditingkatkan statusnya menjadi tersangka apabila ada dua alat bukti yang sah serta telah dilakukan pemanggilan beberapa saksi.

“Lalu adanya visum et repertum, termasuk kami melakukan rekonstruksi di TKP (tempat kejadian perkara),” ucap Budi.

via netralnews.com

Tidak main-main, karena kasus ini Nikita terjerat Pasal 170 KUHAP, artinya Nikita secara bersama-sama melakukan kekerasan dan bisa mendapatkan ancaman hukuman selama 7 sampai 9 tahun penjara.

Tidak hanya Nikita, Polres Jakarta Selatan mengatakan bahwa Dave, teman Nikita juga menjadi tersangka.