Menggali Lebih Dalam Tentang Tourette Syndrome Yang Diidap Tora Sudiro

via brilio.net

Serumpi.comKabar terbaru dari Torra Sudiro, pengacara Tora yang bernama Lydia Wongsonegoro mengungkapkan bahwa suami Mieke Amalia ini mengidap sindrom Tourette. Informasi ini terbongkar melalui keterangan Lydia sendiri. Lalu sejauh apakah sebenarnya sindrom tourette atau tourette syndrom yang diidap suami Mieka Amalia tersebut ?

Dilansir dari bintang.com dari KlikDokter, dr. Karunia Ramadhan menuliskan secara detail mengenai tics alias tourette syndrom. Gejala ini ditandai dengan adanya diskinesia, yang bermakna kondisi sang penderita bisa melakukan gerakan secara tiba-tiba dan gerakan tersebut tak bisa hindari. Sindrom tourette adalah masalah neopsikriatik, penderita bisa mengucapankan pengulangan kata yang tidak sengaja, dan berada di luar kesadaran, bahkan tidak bisa dikontrol

Tics merupakan gejala salah satu penyakit tertentu. Biasanya, gerakan pada penderita tics bersifat tiba-tiba dan terjadi secara berulang, seperti mengedip-ngedipkan mata, mengangkat bahu, dan lain sebagainya.

via detik.net.id

Dalam kasus tertentu, gerakan-gerankan ini bisa menjadi lebih kompleks. Contohnya, mengambil barang atau menendang sesuatu secara berulang-ulang. Penyebab tics alias tourette syndrome sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun faktor keturunan diduga menjadi penyebab utama. Gejala sindrom yang diderita Tora Sudiro ini akan timbul jika dipacu perasaan stres dan kurang tidur.

Lydia berharap bahwa Tora harus menjalani perawatan dan harus ada yang senantiasa mengurusnya. Ini ditakutkan syndrome yang diderita Tora bisa semakin parah.

via nviozone.com

“Memang perlu ada yang bisa mengurusnya. Karena kalau tidak, Tora bisa semakin parah dan susah diobati,” ujar Lydia Wongso. Lydia juga mengungakapkan bahwa Tora menderita syndrome ini sejak dua tahun terakhir. Ia memberikan keterangan bahwa alasan Tora mengkonsumsi Dumolid karena syndrome tersebut.

“Dia sudah dua tahun terakhir (sindrom tourette). Makanya tangan atau kepalanya bergerak tanpa bisa dikontrol,” jelasnya.